Empat Penjaga Perdamaian PBB Tewas Diserang di Mali

Willy Haryono    •    Sabtu, 25 Nov 2017 20:08 WIB
pbb
Empat Penjaga Perdamaian PBB Tewas Diserang di Mali
Seorang personel MINUSMA bersiaga di lokasi ledakan yang mengenai sebuah mobil milik PBB di Kidal, Mali, 14 Juli 2016. (Foto: AFP/SOULEYMANE AG ANARA)

Bamako: Empat petugas penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dan satu prajurit lokal tewas dalam dua serangan terpisah di Mali, Jumat 24 November 2017. Demikian disampaikan Misi PBB untuk Mali (MINUSMA).

Menurut laporan MINUSMA, kewarganegaraan keempat korban tewas belum dapat diketahui. Pasukan PBB disiagakan di Mali sejak 2013 untuk mengembalikan stabilitas negara yang digoyang konflik bersenjata.

Mali, yang berbatasan dengan Niger dan Burkina Faso, berjuang menghadapi sejumlah ekstremis yang melancarkan serangan dari waktu ke waktu terhadap penjaga perdamaian dan militer negara. 

Tercatat ada 146 kematian dari MINUSMA, yang merupakan angka tertinggi dalam operasi PBB di zona konflik. 

Dalam sebuah pernyataan resmi, Dewan Keamanan PBB mengecam dua serangan di Mali dan mengatakan bahwa menyerang pasukan perdamaian "dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional."

"Operasi untuk melindungi warga sipil di kawasan juga bertujuan memberikan layanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan," ujar kepala MINUSMA, Mahamat Saleh Annadif, seperti dilansir BBC.

MINUSMA menyebut tiga penjaga perdamaian dan satu prajurit Mali tewas dalam operasi gabungan pada Jumat kemarin di dekat Menaka yang berbatasan dengan Niger. Sedikitnya 15 penjaga perdamaian dan satu warga sipil terluka dalam serangan.

Sementara satu penjaga perdamaian lainnya tewas dalam sebuah serangan yang menggunakan bahan peledak dan peluncur roket di Mopti. Tiga penjaga perdamaian lainnya terluka serius dalam insiden tersebut.


(WIL)