Topan Penyebab Banjir dan Longsor Menerjang Filipina

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 13 Sep 2017 01:23 WIB
topan
Topan Penyebab Banjir dan Longsor Menerjang Filipina
Ilustrasi topan. Foto: Reuters/Romeo Ranoco

Metrotvnews.com, Manila: Badan penanggulangan bencana Filipina menyebut topan dengan hujan lebat yang menerjang Manila, dan provinsi terdekat mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa daerah. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya dua orang.

Pasar uang, kantor pemerintah dan sekolah ditutup. Kegiatan pelabuhan di beberapa provinsi pun dihentikan, dan beberapa penerbangan dibatalkan.

Badan cuaca menyatakan, topan maring yang membawa angin hingga 60 kilometer, menerjang pada pagi hari di kota Mauban di provinsi timur, Quezon.

Juru bicara badan penanggulangan bencana, Romina Marasigan menyatakan, dua laki-laki remaja bersaudara tewas akibat longsor di Taytay, Rizal, 20 kilometer dari Manila.

"Beberapa warga sayangnya tidak mengindahkan saran pejabat setempat untuk mengungsi ke tempat lebih aman," kata Romina dalam jumpa pers seperti dilansir Reuters, Selasa 12 September 2017.

Marasigan memperingatkan akan banjir bandang dan tanah longsor, karena hujan diperkirakan berlanjut. Topan diperkirakan bergerak kembali ke laut pada Rabu esok.

Dirinya menambahkan, 22 penumpang diselamatkan dari bus yang terjebak banjir di kota Pitogo, Quezon. Pejabat setempat juga memerintahkan warga untuk mengungsi karena beberapa kota terancam banjir seperti Quezon, Laguna, Rizal dan Batangas.

Badan cuaca akan mengawasi topan Talim, yang membawa angin hingga 120 kilometer per jam, yang terlihat bergerak menuju ujung utara negara itu dan ke Taiwan.


(AZF)