Delapan Warga Sipil Tewas dalam Serangan di Dekat Damaskus

Willy Haryono    •    Selasa, 25 Jul 2017 15:23 WIB
krisis suriah
Delapan Warga Sipil Tewas dalam Serangan di Dekat Damaskus
Serangan udara melanda kota Arbin, Ghouta Timur, Suriah, 24 Juli 2017. (Foto: SOHR)

Metrotvnews.com, Beirut: Sedikitnya delapan orang tewas dalam serangan udara pada malam hari di kawasan oposisi pemerintah di Ghouta Timur, Suriah, Senin 24 Juli 2017 waktu setempat. 

Menurut keterangan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), ini merupakan pertama kalinya ada korban jiwa dari warga sipil di Ghouta Timur, markas pertahanan terakhir oposisi dekat Damaskus, sejak gencatan senjata dideklarasikan Sabtu kemarin. 

Serangan udara, yang mengenai kota Arbin, juga melukai 30 orang lainnya. 

SOHR menyebutkan di laman Facebook bahwa dari delapan korban tewas, lima di antaranya anak-anak dan dua wanita. Total korban luka dan hilang dalam serangan tersebut berada di angka 50. 

Belum ada komentar resmi dari milier Suriah terkait serangan di Arbin. Kantor berita pemerintah SANA juga belum melaporkan apapun.

"Ini pertama kalinya warga sipil menjadi korban rezim sejak gencatan senjata disepakati di Ghouta Timur," tulis SOHR, merujuk pada pasukan pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pasukan Suriah, dengan didukung Rusia dan Iran, mengalahkan oposisi di sekitar ibu kota setahun lalu. Loyalis Assad telah berhasil merebut kembali beberapa area, termasuk Daraya dan Moadamiya.


(WIL)