RI Rumuskan Konsep Perdamaian untuk Kawasan Timur Tengah

Sonya Michaella    •    Rabu, 24 Jan 2018 08:31 WIB
timur tengahindonesia-qatar
RI Rumuskan Konsep Perdamaian untuk Kawasan Timur Tengah
Wakil Tetap RI untuk PBB, Dian Triansyah Djani di Doha, Qatar. (Foto: dok. KBRI Doha)

Doha: Indonesia turut merumuskan konsep perdamaian yang berkelanjutan guna mewujudkan kestabilan di berbagai kawasan di Timur Tengah.

Hal ini dipaparkan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani pada konferensi Regional Dialogue on Sustaining Peace yang diadakan di Qatar pada 18-19 Januari kemarin.

Indonesia dianggap berperan dalam mewujudkan perdamaian di dunia khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Oleh karena itu, kehadiran Indonesia sebagai pembicara pada pertemuan tersebut sangat diharapkan sebagai bahan rujukan," kata Trian, sapaan akrabnya, seperti keterangan tertulis dari KBRI Doha kepada Medcom.id, Rabu 24 Januari 2018.

Terkait hal tersebut, mantan Watap RI di Jenewa ini memaparkan kontribusi keberhasilan Indonesia  dalam  berperan mewujudkan dan menjaga perdamaian di berbagai kawasan di dunia. 

Disampaikan pula bahwa  national ownership dan kemitraan dengan organisasi regional sangat penting bagi keberhasilan sustaining peace. Trian juga menekankan pentingnya pengembangan regional arsitektur yang demokratis dan dapat mendukung budaya dialog di kawasan seperti ASEAN.



Menurut Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi, konferensi ini berperan dalam merumuskan solusi bagi konflik di kawasan di kawasan yang menyebabkan Qatar diisolasi oleh negara-negara kuartet yang dipimpin oleh Saudi Arabia. 

"Konflik antara Qatar dan negara tetangga ini merupakan krisis terpanjang dalam beberapa dasawarsa. Beberapa upaya mediasi telah dilakukan guna menyelesaikan konflik tersebut," ucap dia. 

Konferensi  yang berlangsung dua hari tersebut juga dibuka oleh Presiden United Nations General Assembly Miroslav Lajcak dan  Menteri Negara Luar Negeri Qatar,   Soltan bin Saad Al-Muraikhi. 

Pertemuan juga dihadiri oleh anggota PBB, badan badan PBB, komisi regional PBB, organisasi regional, masyarakat madani dan sektor swasta  merupakan forum penting guna merumuskan serta berbagi pengalamannya dalam mewujudkan perdamaian serta tantangan yang dihadapi khususnya pengalaman Indonesia dalam mewujudkan dan menjaga perdamaian di kawasan regional.



(FJR)