Senegal Ingin Pesan Lagi Pesawat dari Indonesia

Sonya Michaella    •    Selasa, 09 Jan 2018 09:34 WIB
indonesia-senegal
Senegal Ingin Pesan Lagi Pesawat dari Indonesia
Puas dengan pesawat CN-235, Presiden Senegal Macky Sall (baju putih) ingin pesan lagi pesawat dari Indonesia (Foto: KBRI Senegal).

Dakar: Puas dengan kualitas pesawat serta purna jual dari PT Dirgantara Indonesia, Presiden Senegal Macky Sall menyatakan keinginannya untuk kembali membeli pesawat CN-235 dari Indonesia.
 
Hal ini diutarakan Presiden Sall kepada Duta Besar RI untuk Senegal Mansyur Pangeran, di sela acara pertemuan awal tahun di Istana Kepresidenan Senegal, akhir pekan kemarin.
 
"Jika terealisasi, tentunya pesawat tersebut akan menjadi pesawat yang keempat yang dibeli oleh Pemerintah Senegal dari Indonesia," ucap Dubes Mansyur, seperti keterangan tertulis dari KBRI Dakar kepada Medcom.id, Selasa 9 Januari 2018.
 
Pada 2017, Pemerintah Senegal telah menandatangani kontrak pembelian pesawat CN-235 yang ketiga yang penandatanganannya disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu.
 
Selain pesawat, Dubes Mansyur pada kesempatan pertemuan tersebut juga menyampaikan kepada Presiden  Sall untuk mendorong tindak lanjut rencana pembelian gerbong kereta api PT. INKA dan kapal untuk keperluan niaga dan militer dari PT. PAL yang telah dijajaki oleh Senegal sejak tahun lalu.
 
Dubes Mansyur menyatakan bahwa tawaran dua produk industri strategis Indonesia lainnya (gerbong kereta api dan kapal-kapal kargo, kapal tanker dan kapal militer) dimaksud saat ini dalam tahap pembahasan di tingkat teknis kementerian terkait di Senegal.
 
Sall menyampaikan bahwa pemerintahnya merasa senang terhadap peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara. Dikatakannya bahwa ia telah beberapa kali bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada kegiatan-kegiatan pertemuan internasional antara lain dalam rangka G-20 dan OKI baru-baru ini.
 
Dubes Mansyur mengharapkan promosi industri strategis Indonesia tersebut di Senegal dapat direalisasikan pada tahun 2018 ini. Selain itu, juga mengharapkan adanya saling kunjung pada tingkat kepala negara untuk lebih memperkokoh hubungan bilateral dan persahabatan kedua negara.



(FJR)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

6 hours Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA