14 Ribu Kilogram Kotoran Manusia Diangkut dari Gunung Everest

Sonya Michaella    •    Senin, 06 Aug 2018 19:00 WIB
gunung everest
14 Ribu Kilogram Kotoran Manusia Diangkut dari Gunung Everest
Tak hanya kotoran manusia, Gunung Everest juga penuh sampah. (Foto: AFP)

Himalaya: Kotoran manusia kini menjadi salah satu masalah terbesar di Gunung Everest. Pada musim pendakian tahun ini, setidaknya 14 ribu kilogram kotoran manusia dibersihkan dari gunung tertinggi di dunia tersebut.

Kotoran manusia ini terlihat dari base camp pendakian di kaki gunung hingga lokasi pembuangan di dekat puncak. 

Di Gorak Shep, lokasi pembuangan beku di ketinggian 5.100 meter dari permukaan laut, kotoran manusia dibuang begitu saja di tempat terbuka hingga mengering.

"Ada potensi kotoran tersebut bisa masuk ke sungai dan meracuni ekosistem air bersih," sebut pernyataan dari Komite Pengendalian Polusi Sagarmantha, sebuah LSM yang bekerja untuk membersihkan Gunung Everest.

Seorang pensiunan pendaki asal Amerika Serikat bernama Garry Porter merasakan ketidaknyamanan karena banyaknya kotoran manusia berceceran di sepanjang jalur pendakian.

"Sangat tidak enak dipandang dan tak sehat. Ini mimpi buruk bagi lingkungan," kata Porter, dikutip dari CNN, Senin 6 Agustus 2018.

Namun, ia tak serta merta menyalahkan para pendaki. Sebab, tak ada pilihan lain selain buang air besar di manapun ketika pendakian sedang dilakukan.

Porter bersama rekannya pun berinisiatif untuk melakukan sebuah eksperimen di mana mengubah kotoran manusia menjadi gas metana.

"Namun hal ini sulit dilakukan di tempat dengan suhu di bawah nol derajat Celcius," ujar dia.

Solusi-solusi lain pun diharapkan Porter akan muncul dari para pecinta alam lainnya agar Gunung Everest tetap menjadi primadona para pendaki dengan lingkungan dan ekosistem yang tetap terjaga.


(WIL)