54 Dubes Boikot Perayaan Kedubes AS di Yerusalem

Willy Haryono    •    Selasa, 15 May 2018 13:37 WIB
amerika serikatpalestina israel
54 Dubes Boikot Perayaan Kedubes AS di Yerusalem
PM Israel Benjamin Netanyahu berpidato dalam pembukaan Kedubes AS di Yerusalem, 14 Mei 2018. (Foto: AFP/MENAHEM KAHANA)

Yerusalem: Sebanyak 54 dari total 86 duta besar di Israel memboikot peresmian pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Senin 14 Mei 2018. 

Surat kabar Haaretz melaporkan bahwa sebagian besar negara anggota Uni Eropa tidak hadir dalam perayaan, karena menentang pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. 

Dubes dari Rusia, Mesir, India, Jepang dan Meksiko juga tidak menghadiri perayaan.

Menurut Haaretz, ada 32 dubes yang menghadiri perayaan, termasuk empat dari negara UE: Ausria, Hongaria, Rumania dan Republik Ceko. Terdapat juga lima negara Eropa yang bukan anggota UE: Albania, Macedonia, Serbia, Ukraina dan Georgia.

Terdapat 12 dubes dari benua Afrika, yakni Angola, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Pantai Gading, Kenya, Sudan Selatan, Tanzania, Ethiopia, Nigeria, Zambia dan Rwanda.

Dari wilayah Amerika Pusat, dubes berasal dari Republik Dominika, El Salvador, Guatemala, Panama dan Honduras. Sementara dari Amerika Selatan hanya ada Paraguay dan Peru.

Empat negara Asia berpartisipasi dalam perayaan, yakni Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam.

Sedikitnya 43 warga Palestina tewas dan 2.200 lainnya terluka dalam bentrokan di perbatasan Israel-Gaza, Senin 14 Mei 2018, seiring peresmian pembukaan Kedubes AS di Yerusalem.

Saat ini, korban bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza telah mencapai 58 orang.

Warga Palestina memandang pembukaan Kedubes AS di Yerusalem sebagai dukungan penuh Washington terhadap Israel yang mengklaim keseluruhan Yerusalem sebagai ibu kota mereka. Padahal, Palestina menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka di masa mendatang.

Dalam sebuah pesan video, seperti dikutip dari BBC, Presiden AS Donald Trump memuji pembukaan kedubes baru di Yerusalem. Trump tidak menghadiri acara pembukaan, namun mengirim anaknya, Ivanka, beserta sang menantu, Jared Kushner.




(WIL)