Protes Merebak Usai AS Cabut Bantuan Lembaga PBB untuk Palestina

Fajar Nugraha    •    Rabu, 05 Sep 2018 12:55 WIB
pbbpalestina israel
Protes Merebak Usai AS Cabut Bantuan Lembaga PBB untuk Palestina
Warga Palestina protes sikap Amerika Serikat mencabut bantuan untuk UNRWA (Foto: AFP).

Ramallah: Aksi protes warga Palestina kembali merebak di Ramallah. Protes dilakukan setelah Amerika Serikat (AS) mencabut bantuan untuk lembaga donor PBB untuk Palestina (UNRWA).
 
Para pedemo membakar foto dari Presiden AS Donald Trump dan Duta Besar AS untuk Israel David Friedman. Protes serupa telah terjadi di Tepi Barat sejak keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017.
 
Awal tahun ini, warga Palestina menggantung stupa Trump dan Wakil Presiden AS Mike Pence selama protes di kamp pengungsi Aida dekat Bethlehem.
 
Dalam video dan gambar yang diposting di beberapa media Palestina pada Selasa 4 September, para pengunjuk rasa terlihat membakar foto-foto selama protes terhadap keputusan Pemerintah AS baru-baru ini untuk memotong semua bantuan kepada UNRWA.
 
Selain Trump, para demonstran juga membakar foto Duta Besar AS David Friedman dan penasihat presiden AS Jared Kushner dan Jason Greenblatt.
 
Protes pada Selasa berlangsung di luar kantor America Housem yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan budaya, Konsulat Jenderal AS di Ramallah.
 
Para pengunjuk rasa mengecam keputusan untuk menghentikan bantuan AS kepada UNRWA dan menyerukan pengusiran semua pejabat AS yang bekerja di Tepi Barat. Essam Abu Baker, salah satu penyelenggara protes, menuduh administrasi Trump berusaha memeras warga Palestina dan menghapuskan hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina dan keturunan mereka kembali ke bekas rumah mereka di Israel.
 
"Keputusan Amerika adalah deklarasi perang melawan UNRWA dan Palestina," ujar Baker, seperti dikutip AFP, Rabu 5 September 2018.
 
Muwafak Sahwil, Sekretaris Jenderal Fatah di Ramallah yang berpartisipasi dalam protes itu, juga melancarkan serangan pedas terhadap administrasi Trump dan menuduhnya sebagai agresi terhadap Palestina.


(FJR)


Trump Diminta Gelar Investigasi Kedua Soal Khashoggi
Kematian Jamal Khashoggi

Trump Diminta Gelar Investigasi Kedua Soal Khashoggi

1 hour Ago

Senat meminta Trump untuk memastikan apakah Pangeran Mohammed terlibat atau tidak dalam kasus…

BERITA LAINNYA