Sehari Bertempur, Pasukan Irak Berhenti Serang Mosul

Arpan Rahman    •    Selasa, 18 Oct 2016 17:52 WIB
isis
Sehari Bertempur, Pasukan Irak Berhenti Serang Mosul
Tank milik pasukan Irak bergerak ke arah basis pertahanan ISIS di Mosul (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Khazer: Komandan Irak dan Kurdi mengatakan, mereka menghentikan serangan ke Mosul sehari setelah dimulainya operasi besar-besaran buat merebut kembali kota yang diduduki Islamic State (ISIS). 
 
Awalnya, serangan itu diperkirakan berlangsung berminggu-minggu, kalau bukan selama berbulan-bulan. (Baca: Pasukan Irak Terus Bergerak ke Arah Mosul).
 
Garis depan di sebelah timur Mosul sebagian besar sunyi senyap, sehari setelah pasukan Kurdi Irak bergerak maju di tengah rentetan tembakan artileri berat dan serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
 
"Kami hanya mempertahankan posisi kami," kata Kolonel Khathar Sheikhan, dari pasukan asal Kurdi, Peshmerga, yang merebut beberapa desa sebelah timur Mosul pada Senin. "Tentara Irak sekarang yang akan maju setelah medan kami kendalikan," imbuh Sheikhan.
 
"Kami telah mencapai tujuan," ucap Sheikkan, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (18/10/2016).
 
Tapi seorang komandan pasukan khusus Irak mengatakan, pasukannya telah menunda serangan menyusul pasukan Kurdi minta lebih banyak waktu untuk mencapai tujuan mereka. 
 
Brigadir Jenderal Haider Fadhil mengatakan, anak buahnya telah berencana bergerak di kala subuh, tapi operasi ditunda. Ia mengatakan, tentara Irak dan komandan Kurdi akan bertemu pada Selasa ini.


Pasukan Irak lancarkan serangan ke basis pertahanan ISIS di Mosul (Foto: AFP)

 
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi telah mengumumkan serangan yang sejak lama ditunggu-tunggu sebelum subuh pada Senin 17 Oktober dan bersumpah untuk membebaskan kota yang lebih dari dua tahun dikuasai ekstrimis. Mosul adalah kota terbesar kedua di Irak dan benteng kota besar terakhir kelompok ISIS di negeri bekas Mesopotamia Kuno ini. 
 
Pertempuran besar dan rumit demi Mosul diperkirakan setidaknya berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Perang akan melibatkan 25.000 lebih tentara, termasuk tentara Irak, Peshmerga Kurdi, pejuang suku Sunni, dan milisi Syiah. Militer Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan udara dan memainkan peran pembantu di daratan.
Serangan pasukan Irak diarahkan ke Mosul (Foto: AFP)

 
 
Seorang juru bicara pasukan koalisi pimpinan AS mengatakan, operasi itu berjalan seperti yang direncanakan dan pasukan Irak sedang membuat "kemajuan yang sangat baik."
 
"Tidak ada jeda dalam upaya membebaskan Mosul. Pasukan yang bergerak di berbagai sumbu menyerang ke arah kota," ungkap Kolonel John Dorrian. 
 
"Beberapa komandan telah mencapai tujuan mereka lebih cepat dari jadwal setelah menghadapi perlawanan seadanya," pungkasnya.
 
Sementara Presiden wilayah otonomi Kurdi, Massoud Barzani mengatakan, pada Senin malam, pasukan Kurdi telah merebut kembali areal sekitar 200 kilometer persegi.
 
Jajaran komandan Peshmerga di lokasi diperkirakan merebut kembali sembilan desa dan mendorong garis depan yang berhadapan dengan ISIS sejauh delapan kilometer. Sedangkan garis depan di timur Mosul sekarang berkisar 30 kilometer jaraknya dari kota itu.
 
Pihak ISIS mengatakan, membuat 12 serangan bunuh diri, pada hari Senin, meredam gerak maju lawan di Mosul, termasuk delapan di antaranya menargetkan Peshmerga. Laporan dari kantor berita milik ISIS, Aamaq, menyebutkan, pasukan Irak mencaplok tiga desa dan para pejuang ISIS telah menghentikan sebuah serangan dari arah selatan.

 

 


(FJR)

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

5 hours Ago

Proses pemakaman untuk tokoh revolusi Kuba, Fidel Castro mulai dipersiapkan di kota terbesar kedua…

BERITA LAINNYA