Tim Kemanusiaan Indonesia Masih Sulit Tembus Aleppo

Fauzan Hilal    •    Kamis, 22 Sep 2016 15:37 WIB
krisis suriah
Tim Kemanusiaan Indonesia Masih Sulit Tembus Aleppo
Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani

Metrotvnews.com, Jakarta: Adara Relief International (Adara) menyalurkan bantuan kemanusiaaan untuk rakyat Aleppo, Suriah berupa hewan kurban. Bantuan itu dikirim pada Hari Raya Idul Adha 12-15 September 2016.
 
Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani mengatakan, tim kemanusiaan Adara belum dapat masuk ke Aleppo, Suriah, karena kondisi yang sangat sulit. Adara harus berkolaborasi bersama ELWAFAA Association for Relief and Development dan Ataa Relief agar bantuan itu sampai ke lokasi konflik.
 
"Alhamdulillah, Adara ikut partisipasi dalam program, ‘Syria is Calling You’ dalam bentuk hewan kurban. Kami sangat bersyukur, donasi yang telah diberikan dari rakyat Indonesia telah sampai untuk rakyat Suriah khususnya di Aleppo,"  kata Nurjanah di kantornya di Warung Jati, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2016).


 
Aktivis kemanusiaan ini menambahkan, Adara akan mengirim bantuan kemanusiaan berikutnya Oktober 2016. Bantuan berupa obat-obatan dan makanan buat anak dan ibu. Nurjanah mengungkapkan, tiap hari jumlah korban luka parah di Aleppo terus bertambah.

“Insya Allah, bantuan kemanusiaan berikutnya segera kami salurkan. Kami (Adara) belum dapat banyak membantu seperti membangunkan rumah yang hancur dan lain-lain, namun dari yang sedikit, semoga mendatangkan keberkahan untuk mereka yang menderita,”ujar Nurjanah.
 
Perempuan yang pernah dua kali menginjakkan kakin di Jalur Gaza, Palestina ini mengatakan, Aleppo, Suriah adalah salah satu bumi Syam yang diberkahi. Aleppo menjadi salah satu ‘pagar’ Palestina. Dia yakin, jika sekitar Palestina kembali kokoh, kemerdekaan Palestina semakin dekat.
 
 “Mohon dukungan dan doa rakyat Indonesia, semoga bantuan berikutnya, Adara dapat masuk lokasi dan dapat menyerahkan langsung bantuan rakyat Indonesia. Kita bantu Aleppo, karena peduli Palestina,” kata Nurjanah.




(FZN)