Iran Panggil Tiga Diplomat Eropa Terkait Serangan Parade

Willy Haryono    •    Minggu, 23 Sep 2018 13:26 WIB
isisiran
Iran Panggil Tiga Diplomat Eropa Terkait Serangan Parade
Situasi saat terjadinya serangan di parade militer Iran di kota Ahvaz, 22 September 2018. (Foto: AFP/ISNA/MORTEZA JABERIAN)

Teheran: Iran memanggil diplomat asal Denmark, Belanda dan Inggris atas serangan ke sebuah parade militer yang menewaskan sedikitnya 29 orang di kota Ahvaz.

"Duta Besar Belanda dan Denmark serta charge d'affaires asal Inggris menerima protes keras dari Iran yang menilai ketiga negara tersebut dihuni beberapa anggota grup teror yang melancarkan serangan," lapor kantor berita IRNA, seperti dilansir dari AFP, Minggu 23 September 2018.

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Ahvaz pada Sabtu kemarin via situs propaganda Amaq.

Pemerintah Iran menyalahkan "rezim asing" yang didukung Amerika Serikat sebagai penyebab terjadinya serangan.

Teheran menyerukan kepada Denmark dan Belanda untuk mengekstradisi pelaku serangan dan semua rekannya untuk menghadapi persidangan di Iran.

"Tidak dapat diterima bahwa Uni Eropa tidak memasukkan anggota beberapa grup teroris ini ke daftar hitam hanya karena mereka tidak melancarkan aksi teror di tanah Eropa," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi.

Sementara terkait Inggris, Iran kesal karena grup teror yang beraksi di Ahvaz diizinkan mengklaim bertanggung jawab via jaringan televisi di London.

Presiden Iran Hassan Rouhani telah bertekad melancarkan "respons keras" terhadap serangan di Ahvaz yang terletak di provinsi Khuzestan. Provinsi itu berbatasan dengan Irak.

Grup pemantau aktivitas terorisme, SITE, menyebut bahwa serangan ISIS di Ahvaz adalah respons terhadap keterlibatan Iran dalam berbagai konflik di kawasan.

Baca: Presiden Iran Serukan Respons Keras atas Serangan Parade


(WIL)