200 Militan ISIS Tewas dalam Operasi "Sinai 2018"

Willy Haryono    •    Rabu, 25 Apr 2018 18:32 WIB
konflik mesirisis
200 Militan ISIS Tewas dalam Operasi
Masjid Rawda di provinsi Sinai, Mesir. (Foto: AFP/STR)

Kairo: Tiga prajurit pemerintah dan 30 ekstremis tewas dalam sepekan terakhir di Semenanjung Sinai, Mesir. Sinai adalah medan pertempuran antara pasukan Mesir melawan kelompok militan Islamic State (ISIS).

Bertajuk "Sinai 2018," operasi pemerintah Mesir di Sinai sejak 9 Februari telah menewaskan sekitar 200 militan dan 33 prajurit. 

"Ekstremis yang tewas meliputi Nasser Abu Zaqul, komandan dari grup teroris di Sinai pusat," ungkap pernyataan resmi militer Mesir, seperti dilansir AFP, Rabu 25 April 2018. 

Operasi di Sinai juga telah berujung pada penangkapan lebih dari 170 terduga militan ISIS. 

Mesir dilanda sejumlah serangan militan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Serangan meningkat terutama setelah militer Mesir menggulingkan Mohamed Morsi dari kursi kepresidenan pada 2013. 

Ekstremis telah menewaskan ribuan prajurit, polisi dan warga sipil Mesir sejak saat itu. Sebagian besar serangan militan terjadi di Sinai Utara. 

November lalu, Presiden Abdel Fattah al-Sisi memberikan tenggat waktu tiga bulan kepada pasukan keamanannya untuk menguasai kembali Sinai. Tenggat waktu tersebut telah diperpanjang.


(WIL)