Menlu Rusia Telepon Menlu AS, Sarankan Dialog dengan Korut

Sonya Michaella    •    Selasa, 10 Oct 2017 09:05 WIB
rudal korut
Menlu Rusia Telepon Menlu AS, Sarankan Dialog dengan Korut
Menlu Rusia Sergey Lavrov (kiri) dan Menlu AS Rex Tillerson. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson bahwa AS berisiko meningkatkan ketegangan dalam berkonflik dengan Korea Utara (Korut).

Berbicara dengan Tillerson melalui telepon, Lavrov menekankan bahwa eskalasi seperti apapun tidak dapat diterima, terutama di Semenanjung Korea.

"Menlu Lavrov meminta penyelesaian perbedaaan ini secara eksklusif melalui metode diplomatik yaitu dialog," sebut Kementerian Luar Negeri Rusia melalui pernyataan, dikutip dari Strait Times, Selasa 10 Oktober 2017.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah mengatakan, upaya diplomatik dengan Korut tersebut sudah gagal dan tidak bisa dilakukan lagi.

Ia juga sempat menegaskan bahwa Tillerson membuang-buang waktu untuk bernegosiasi dengan Korut.

Di samping itu, Korut baru saja merayakan Hari Pendirian Partai untuk memperingati ulang tahun ke-72 Partai Buruh. Adanya perayaan ini membuat AS dan Korea Selatan meningkatkan operasi yang melibatkan penggunaan pesawat pengintai tingkat tinggi U-2S, RC-800 dan RF-16, pesawat peringatan dini dan kontrol udara E-737 dan patroli maritim P-3C.

AS dan Korsel mengaku tidak melihat indikasi adanya persiapan dari Pyongyang untuk meluncurkan rudal ataupun nuklir.

Langkah-langkah antisipasi diambil Korsel dan AS, usai seorang politikus Rusia mengaku melihat Korut tengah membangun rudal jarak jauh yang dapat menghancurkan Negeri Paman Sam. 





(WIL)