Dua Penjaga Perdamaian PBB Tewas dalam Serangan di Mali

Arpan Rahman    •    Senin, 29 Oct 2018 18:40 WIB
pbb
Dua Penjaga Perdamaian PBB Tewas dalam Serangan di Mali
Ilustrasi oleh Medcom.id

Bamako: Dua pasukan pemelihara perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa tewas dan lebih dari selusin terluka dalam dua serangan di Mali tengah dan utara.
 
Misi Stabilisasi PBB di Mali, atau MINUSMA, mengatakan dua penjaga perdamaian asal Burkina Faso tewas dan 11 orang terluka dalam serangan di sebuah kamp di Ber. Serta empat penjaga perdamaian dari Togo terluka dalam serangan di Konna.
 
MINUSMA menyebut, pasukan penjaga perdamaian yang bermarkas di Ber "menangkis serangan kompleks, yang diluncurkan secara bersamaan oleh beberapa pikap yang dipersenjatai dengan peluncur roket dan senapan mesin" Sabtu dini hari. Beberapa jam kemudian, pasukan pemelihara perdamaian datang dengan peralatan peledak rakitan di wilayah Mopti.
 
"Saya sangat mengutuk serangan brutal ini yang tidak akan merusak tekad kami untuk mendukung Mali, dalam perjalanannya menuju perdamaian," kata pemimpin MINUSMA Maamat Saleh Annadif. "Para pelaku kejahatan ini harus dituntut dan wajib membayar tindakan mereka," sambungnya, seperti disitat dari kantor berita UPI, Senin 29 Oktober 2018.
 
Kepala Polisi Antonio Guterres mengatakan serangan terhadap para penjaga perdamaian, "mungkin merupakan kejahatan perang di bawah hukum internasional." Ditambahkannya, PBB menjaga solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Mali dalam upaya menstabilkan negara.
 
Menurut PBB, MINUSMA adalah misi paling berbahaya untuk bertugas sebagai penjaga perdamaian PBB menghadapi kelompok bersenjata yang memerangi pasukan pemerintah dan sekutunya setelah kudeta yang gagal enam tahun lalu.


(FJR)