Berencana Serang Kantor Polisi Turki, Militan ISIS Ditembak Mati

Willy Haryono    •    Kamis, 07 Sep 2017 08:35 WIB
isis
Berencana Serang Kantor Polisi Turki, Militan ISIS Ditembak Mati
Pasukan khusus Turki berpatroli di Istanbul, 7 Juni 2016. (Foto: AFP/OZAN KOSE)

Metrotvnews.com, Mersin: Kepolisian Turki menembak mati seorang militan grup ekstremis Islamic State (ISIS) yang berencana melancarkan serangan bom bunuh diri ke sebuah kantor polisi di kota Mersin, Rabu 6 September 2017. 

Pelaku, yang mengenakan rompi bahan peledak, ditembak di luar kantor polisi di distrik Yenisehir. Lokasi kejadian berada di sebelah markas regional badan intelijen Turki. 

"Satu anggota organisasi teroris Daesh yang mengenai rompi bunuh diri telah ditembak mati di depan kantor polisi distrik Yenisehir," ujar Kementerian Dalam Negeri Turki, seperti dikutip Middle East Monitor, merujuk pada sebutan lain untuk ISIS.

Peristiwa bermula saat polisi mencurigai gerak-gerik seorang pria yang berdiri 50 meter dari lokasi sekitar pukul 08.15 pagi. Pria itu mengabaikan seruan aparat untuk berhenti dan terus bergerak ke arah kantor polisi. 

Pria itu ditembak saat tangannya berusaha menggapai kabel yang terjulur dari pundaknya. 

ISIS telah beberapa kali melancarkan serangan senjata api dan bom di Turki. Banyak militan asing juga telah melintasi Turki sejak beberapa tahun terakhir, dalam upaya mereka bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak. 

Ankara telah menahan lebih dari 5.000 simpatisan ISIS dan mendeportasi 3.290 militan asing dari 95 negara dalam beberapa tahun terakhir. 

Kantor berita Dogan mengidentifikasi pelaku di Yenisehir sebagai pria 20 tahun asal Suriah, yang tinggal di sebuah apartemen dekat kantor polisi. Petugas penjinak bom dilaporkan berhasil menjinakkan rompi berbahan peledak milik pelaku.

Ayah pelaku ditangkap di kediamannya. Keluarga pelaku pindah ke Mersin dari Suriah satu tahun lalu.


(WIL)

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

Etnis Rohingya Masih Diperlakukan tak Adil

9 hours Ago

Jika Pemerintah Myanmar ternyata tidak konkret dalam menjalankan usulan Pemerintah Indonesia, pihaknya…

BERITA LAINNYA