Iran-Irak Teken Persetujuan Kerja Sama Militer

Arpan Rahman    •    Senin, 24 Jul 2017 22:16 WIB
politik iranirak
Iran-Irak Teken Persetujuan Kerja Sama Militer
Iran menembakkan misil S-200 pada 29 Desember 2016 di pesisir utara Teluk Persia. (Foto: ISNA)

Metrotvnews.com, Teheran: Iran dan Irak menandatangani sebuah perjanjian, Minggu 23 Juli 2017, guna meningkatkan kerja sama militer dan perlawanan menghadapi "terorisme dan ekstremisme." 

Seperti disiarkan kantor berita IRNA, Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan dan sejawatnya dari Irak, Erfan al-Hiyali, meneken sebuah nota kesepahaman. Isinya mencakup pengamanan kawasan perbatasan, logistik dan pelatihan. 

"Perluasan kerja sama dan pertukaran pengalaman dalam memerangi terorisme dan ekstremisme, keamanan perbatasan, dan pendidikan, logistik, teknis serta dukungan militer termasuk di antara ketentuan memorandum ini," lapor IRNA, Senin 24 Juli 2017, setelah penandatanganan kesepakatan di Teheran.
    
Hubungan Iran-Irak membaik sejak seteru lama Teheran, Saddam Hussein, digulingkan pada 2003 dan pemerintahan Irak dijalankan pemimpin Syiah. Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump menyuarakan kekhawatiran mengenai berkembangnya pengaruh Iran di kawasan.

Sabtu kemarin, Iran mengumumkan peluncuran sebuah produk rudal jenis baru. Sayyad 3 disebut-sebut mencapai ketinggian 27 kilometer dan menempuh jarak hingga 120 km.

Rudal tersebut dapat menargetkan pesawat tempur, kendaraan udara tanpa awak alis drone, rudal jelajah, dan helikopter.

Pekan lalu, AS mengenakan sanksi ekonomi baru terhadap Iran atas program rudal balistiknya. Sembari mengatakan bahwa "aktivitas merugikan" Teheran di Timur Tengah melemahkan "kontribusi positif" yang dituangkan dari kesepakatan nuklir Iran 2015.

Langkah tersebut memberi isyarat bahwa pemerintah Trump berupaya memberi tekanan lebih besar kepada Iran. Sambil tetap mempertahankan kesepakatan antara Teheran dengan enam kekuatan dunia demi mengekang program nuklirnya melalui sanksi minyak dan keuangan internasional.


(WIL)