PM Hariri Kembali ke Lebanon Setelah Umumkan Pengunduran Diri

Fajar Nugraha    •    Rabu, 22 Nov 2017 10:03 WIB
konflik lebanon
PM Hariri Kembali ke Lebanon Setelah Umumkan Pengunduran Diri
PM Lebanon, Saad Hariri. (Foto: AFP)

Beirut: Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri untuk pertama kali kembali ke negaranya, usai mengumumkan pengunduran diri Arab Saudi pada 4 November lalu.

Pengunduran ini telah menimbulkan spekulasi bahwa Hariri dipaksa mundur oleh Arab Saudi dan ditahan di Negeri Petrodolar itu. Tetapi akhir pekan lalu Hariri tiba di Paris atas undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Hariri tiba di Beirut pada Rabu 22 November waktu setempat usai transit di Mesir dan Siprus. Pemimpin Lebanon itu berangkat Siprus dengan jet pribadi usai melakukan pertemuan bersama Presiden Siprus, Nicos Anastasiades.

Setelah tiba di Lebanon, Hariri dijadwalkan akan mengunjungi makam ayahnya, mendiang mantan Perdana Menteri Rafiq Hariri. 

Seperti dilansir AFP, Rabu 22 November 2017, PM Hariri diperkirakan akan hadir dalam parade kemerdekaan di Beirut. Kemudian dirinya akan melakukan pertemuan dengan Presiden Michel Aoun, yang hingga saat ini tidak menerima pengunduran Hariri sampai memegang sendiri surat pengunduran itu.

Dalam pemerintahan Lebanon, PM Hariri memimpin koalisi bersama lawan politiknya, Hizbullah. Pengunduran dirinya membawa Lebanon dalam kisruh politik.

Sebagai sekutu Arab Saudi, Hariri menuduh Hizbullah telah menyandera Lebanon dan mengklaim bahwa kelompok itu tengah merencanakan pembunuhan terhadap dirinya.

Langkah dari Hariri mengundurkan diri yang diumumkan dari Arab Saudi, membuahkan spekulasi. Tetapi saat bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi di Kairo, Hariri menegaskan akan mengumumkan posisi politiknya di Lebanon.



(FJR)