Penyiar Radio Ternama di Suriah Tewas Ditembak

Arpan Rahman    •    Sabtu, 24 Nov 2018 19:03 WIB
krisis suriahsuriah membarakonflik suriah
Penyiar Radio Ternama di Suriah Tewas Ditembak
Raed al Fares. (Foto: Sky News)

Idlib: Penyiar radio sekaligus aktivis ternama tewas ditembak di Idlib, wilayah yang dikuasai pemberontak di Suriah. Raed al Fares dan juga sahabatnya Hamoud al Juneid ditembak di Kafranbel, kota tempat berdirinya kantor Radio Fresh. 

Kabar disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR). Didirikan Fares, Radio Fresh selama ini menyajikan berita independen serta bernada satire yang ditujukan kepada Presiden Bashar al-Assad dan juga tokoh oposisi.

Fares mulai dikenal di awal pemberontakan terhadap Assad, yang dimulai dengan unjuk rasa masif pada 2011. Ia memberitakan awal terjadinya pemberontakan hingga kelanjutannya tujuh tahun ke depan pada 2018.

Selain berita, Fares juga kerap menyajikan serangkaian foto dan video mengenai situasi terkini dalam perang Suriah, terutama mengenai kehidupan di wilayah yang dikuasai pemberontak seperti Idlib.

Dilansir dari media Sky News, Jumat 23 November 2018, ia berhasil selamat dari upaya pembunuhan pada 2014, saat kelompok militan Islamic State (ISIS) menembaknya di bagian dada. Kantor Radio Fresh mengatakan Fares selama ini menjadi sasaran pemerintah dan juga ekstremis.

Menulis untuk surat kabar The Washington Post pada Juni lalu, Fares menyerukan Amerika Serikat agar terus menggelontorkan dukungan dana untuk Radio Fresh. "Grup teroris (dan rezim Suriah) memandang kami sebagai ancaman," tulis Fares di The Washington Post.

SOHR mencatat ada serangkaian upaya pembunuhan di Idlib dalam setahun terakhir.



(WIL)