Irak Vonis Mati Militan ISIS asal Belgia

Willy Haryono    •    Selasa, 22 May 2018 19:04 WIB
isis
Irak Vonis Mati Militan ISIS asal Belgia
Tarik Jadaoun (kanan atas) berada di sel tahanan sebuah pengadilan di Baghdad, Irak, 10 Mei 2018. (Foto: AFP/AMMAR KARIM)

Baghdad: Sebuah pengadilan di Irak memvonis mati seorang warga Belgia yang terbukti telah bergabung dengan kelompok militan Islamic State (ISIS), Selasa 22 Mei 2018. 

Tarik Jadaoun -- dikenal juga dengan nama Abu Hamza al-Beljiki -- sempat mengajukan nota pembelaan atas tuduhan terorisme. Ia berkukuh telah "salah arah" dan memohon pengampunan.

Namun pengadilan Irak tidak mengabulkan permohonan dan menjatuhkan hukuman mati. Tarik terbukti telah muncul dalam beberapa video berisi ancaman serangan terhadap Eropa.

Dalam persidangan, seperti dilansir dari media AFP, Tarik sempat mengaku bahwa dirinya dipaksa "salah satu komandan ISIS" untuk muncul dalam beberapa video ancaman terhadap pemerintah Belgia dan Prancis.

Lahir di tahun 1988, Tarik muncul di sebuah pengadilan di Baghdad dengan pakaian narapidana. Ia ditangkap di bekas markas besar ISIS di Mosul pada Agustus tahun lalu.

Persidangan hanya berlangsung kurang dari 10 menit, dan hakim langsung memutuskan agar Tarik "digantung hingga tewas."

Usai vonis dibacakan, Tarik menolak mengajukan pembelaan lebih lanjut. Ia digiring keluar pengadilan dengan wajah tertutup kain. Ia memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding.


(WIL)