Dari Spanyol ke Indonesia, KRI Bima Suci Sandar di Mesir

Sonya Michaella    •    Rabu, 11 Oct 2017 14:20 WIB
indonesia-mesir
Dari Spanyol ke Indonesia, KRI Bima Suci Sandar di Mesir
Dubes RI untuk Mesir, Helmy Fauzy menyambut kedatangan KRI Bima Suci. (Foto: Dok. KBRI Kairo)

Metrotvnews.com, Kairo: Ratusan warga Mesir menyaksikan parade penyambutan KRI Bima Suci singgah di Pelabuhan Port Said, Mesir. Persinggahan ini merupakan bagian perjalanan KRI Bima Suci dari Vigo, Spanyol menuju Indonesia.

Ratusan warga Port Said, Mesir, kemarin sore, tumpah ruah ke jalan di depan pelabuhan di mulut Terusan Suez tahap pertama itu. Mereka terpukau menonton kirab dan display drum band Genderang Suling Gita Jala Taruna dari Taruna AAL, yang juga mengawaki KRI Bima Suci.

Mesir merupakan perhentian mereka yang kedua sejak berangkat dari Spanyol. Sebelumnya, mereka singgah di pelabuhan Chivitavecchia di Roma, Italia, kemudian berlayar selama tujuh hari untuk menuju Mesir. 

Di Mesir, mereka mengadakan Open Ship, melakukan Courtesy Call kepada Gubernur Port Said dan Pejabat Militer Mesir, pertandingan futsal persahabatan dengan para personil Pangkalan Angkatan Laut Port Said, melakukan city tour ke Cairo, serta cocktail reception yang diwarnai aneka penampilan budaya Indonesia. 



"Dengan kecerdasan kita, posisi strategis inilah yang justru dapat kita jadikan  salah satu modal atau kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk tumbuh maju dan berkembang sebagai sebuah bangsa yg disegani di pergaulan dunia," kata Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, seperti dikutip dari keterangan tertulis KBRI Mesir kepada Metrotvnews.com, Rabu 11 Oktober 2017.

"Kehadiran kapal layar canggih Bima Suci ini ditengah tengah kita hendaknya menjadi momentum kita bersama untuk membangkitkan kembali semangat kebaharian untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat,  disegani  dan berdaulat," lanjut dia.

Ia mengungkapkan kegembiraannya atas bergabungnya KRI Bima Suci ke dalam jajaran kapal layar latih TNI AL. Dubes Helmy juga mengungkapkan pentingnya peran KRI Bima Suci untuk menjadi duta Indonesia serta mengukuhkan kembali jati diri bangsa sebagai negara maritim.



Hal ini terutama mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan posisi yang sangat strategis, namun juga mengalami tantangan dalam menjaga dan mengelola secara optimal potensi dan kekayaan baharinya. 

KRI Bima Suci dengan Komandan Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Komandan Latihan Satgas KJK 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah M.Tr.Han. itu kemarin membawa 171 personel. Mereka terdiri atas 66 orang ABK, 7 orang Trainer Taruna, 1 wartawan, 4 teknisi, serta 80 taruna dan 13 taruni AAL angkatan 64. 

Hari ini, KRI Bima Suci meninggalkan Port Said, dan akan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Jeddah di Arab Saudi.



(FJR)