Usai Iduladha, KBRI Damaskus Pulangkan 27 TKI

Fajar Nugraha    •    Kamis, 15 Sep 2016 11:56 WIB
tki
Usai Iduladha, KBRI Damaskus Pulangkan 27 TKI
TKI yang dipulangkan dari Suriah (Foto: Dok. KBRI Damaskus)

Metrotvnews.com, Damaskus: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus melakukan pemulangan terhadap WNI/TKI dari Suriah gelombang ke-278.
 
Sebanyak 27 TKI secara langsung direpatriasi via Bandara Internasional Damaskus pada 15 September. Para TKI yang direpatriasi tersebut sebagian besar berasal dari Jawa Barat dan NTB yang berhasil dipulangkan setelah segala permasalahan dan hak-haknya diselesaikan. Repatriasi kali ini didampingi oleh staf KBRI Damaskus Riswandi Akhiruddin.
 
Berikut daftar nama TKI yang direpatriasi:
1.      Ass Binti Ayo, Karawang, Jabar
2.      Aniah Asik, Serang
3.      Badriyah binti Badrukamal Nana, Sukabumi 
4.      Beti binti Bai Orkom, Lebak Banten
5.      Dian Widiyanti binti Muchin Tapja, Cirebon 
6.      Dursinah binti Ayib Karba, Subang, Jabar
7.      Endang nursalim, Sumbawa
8.      Eni binti Sarkani Husin, Pandeglang
9.      Esteriati, Madura
10.     Kalsum binti Muhidin Sarim, Lombok Tengah NTB
11.     Karmilah binti Tara Slanget, Indramayu  Jabar
12.     Lala mutiara binti Oying Atut, Karawang Jabar
13.     Purtiyem binti Tamin Ahmad, grobogan jateng
14.     Rohayu binti Kalamuddin Sandrang, Sumbawa
15.     Rohimi binti Jamaludin Saiun, Karawang, Jabar
16.     Rusinah Muhtar, Indramayu
17.     Sinih binti Sitan Riyu, Bekasi
18.     Siti Rohmah binti Kasan Asmar, Lebak
19.     Sri dewi binti Warsadi Sarmita, Cirebon
20.     Suntinah binti Roi Sahro, Cianjur
21.     Tarsini Arsudi, Cirebon
22.     Teti binti Ndang Lamdarus Ismail, Cianjur
23.     Tri Ayu Ningrum binti Darma Supar, Indramayu
24.     Waci Wira Udin, Subang Jabar
25.     Warsih binti Satim Bakar,  Karawang
26.     Yani Cahyani binti Kumpul Sahum, Indramayu
27.     Yanti Rul Mumin binti Harlan, Sumbawa, NTB
 
"Dengan pemulangan 27 WNI/TKI ini, maka masih terdapat 35 WNI/TKI di shelter KBRI Damaskus dan masih terus bertambah setiap harinya," ucap pihak KBRI Damaskus, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (15/9/2016). 
 
Sejak 2012 silam, KBRI Damaskus telah merepatriasi 12.482 WNI dari Suriah dalam 278 gelombang. Sementara sepanjang 2016 ini, KBRI Damaskus telah merepatriasi sebanyak 231 WNI/TKI dari Suriah yang terbagi dalam sembilan gelombang. Sebanyak 59 dari 231 WNI/TKI tersebut diduga kuat merupakan korban perdagangan orang.


Pemulangan WNI dari Suriah (Foto: Dok.KBRI Damaskus)
 
 
"Pemulangan atau repatriasi WNI ini merupakan program yang telah berlangsung sejak 2012 karena situasi keamanan di Suriah.  Penghentian permanen pengiriman TKI ke seluruh wilayah Timur Tengah sudah berlaku sejak 2015, dan moratorium pengiriman TKI bahkan sudah sejak 2011 akan tetapi program repatriasi ini masih belum dapat ditentukan kapan selesai, karena masih maraknya pengiriman TKI secara ilegal ke Suriah," sebut Duta Besar RI untuk Suriah, Djoko Harjanto.
 
"Di satu sisi, pemerintah terus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk repatriasi, namun di sisi lain, pengiriman ilegal terus dilakukan dari Indonesia ke Suriah. Ironis," tutur Dubes Djoko.
WNI mengantre sebelum dipulangkan dari Suriah (Foto: Dok.KBRI Damaskus)
 
 
Ditambahkan oleh Pejabat Konsuler II merangkap Penerangan Sosbud KBRI Damaskus, AM. Sidqi, bahwa masih maraknya pengiriman TKI illegal ke Suriah, karena Pemerintah Suriah masih tetap mengakui Indonesia sebagai salah satu negara pengirim TKI. Dengan kata lain, Pemerintah Suriah tidak mau mengakui moratorium tahun 2011 ataupun penghentian permanen tahun 2015. Enam negara pengirim TKI ke Suriah terdiri dari Nigeria, Indonesia, Bangladesh, Nepal, Sri Lanka, dan Vietnam.
 
"Kami di Damaskus terus mendorong Pemerintah Suriah agar mengeluarkan dikeluarkan dari daftar nama pengirim TKI ke Suriah. Namun demikian, semangat dan upaya yang sama juga perlu dilakukan oleh Pemerintah Pusat di Jakarta," pungkas Sidqi.



(FJR)