Situasi Tak Jelas, Tank Penuhi Ibu Kota Zimbabwe

Fajar Nugraha    •    Rabu, 15 Nov 2017 10:40 WIB
zimbabwe
Situasi Tak Jelas, Tank Penuhi Ibu Kota Zimbabwe
Kekuasaan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mulai terusik (Foto: AFP).

Harare: Kendaraan lapis baja dilaporkan berseliweran di jalanan dekat Ibu Kota Zimbabwe, Harare. Ketidakpastian menguak dalam kondisi di negara yang dipimpin Robert Mugabe itu. 

(Baca: Suara Tembakan Terdengar di Kediaman Pribadi Presiden Zimbabwe).

Ketegangan antara pemimpin yang sudah berusia 93 tahun itu dan militer, diduga menjadi pemicu keadaan saat ini. Sebelumnya dilaporkan adanya suara tembakan dari dalam kediaman pribadi Mugade di Harare pada Rabu 15 November dini hari waktu setempat.

Tidak ada detail yang bisa dipaparkan mengenai kejadian ini. Namun Partai ZANU-PF yang dipimpin oleh Mugabe mengatakan bahwa Panglima Militer Zimbabwe Jenderal Constantino Chiwenga dituduh melakukan tindakan yang bisa dikatakan sebagai pemberontakan.

Debat di publik juga mewakili ujian berat bagi kekuasaan Mugabe, yang saat ini dalam kondisi kesehatan buruk. Chiwenga sendiri mendesak Mugabe untuk melakukan pembersihan terhadap beberapa figur senior dalam politik Zimbabwe, termasuk Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa yang dipecat pekan lalu.

ZANU-PF menegaskan bahwa sikap Chiwenga sangat membahayakan. "Dia jelas telah mengganggu kedamaian nasional dan diduga melakukan pemberontakan karena sikapnya ini memicu terjadi perlawanan," tutur pihak ZANU-PF, seperti dikutip AFP, Rabu 15 November 2017.

Khusus untuk mantan Wapres Mnangagwa, dirinya beberapa kali terlibat perdebatan dengan istri dari Mugabe, Grace. Perempuan berusia 52 tahun itu, digadang-gadang sebagai calon Presiden Zimbabwe selanjutnya.

(Baca: Panglima Tentara Zimbabwe Kecam Partai Berkuasa).

Di saat kondisi keamanan memburuk, kehadiran kendaraan lapis baja di Hahare membuat warga bersiaga. Jenderal Chiwenga bahkan sudah memperingatkan akan terjadinya kemungkinan intervensi militer.

Mugabe dalam tekanan

Robert Mugabe hingga saat ini dikenal sebagai kepala negara tertua di dunia. Tetapi kondisi kesehatannya yang memburuk telah memicu perebutan kekuasaan di Zimbabwe.

Beberapa petinggi militer menentang munculnya nama Grace Mugabe sebagai calon presiden berikutnya.

"Kami jarang sekali melihat tank di jalan," tutur pengamat Institute for Security Studies, Derek Matyszak.

"Chiwenga melempar tantangan ke Mugabe, sangat masuk akal jika dia mengorganisir manuver militer untuk melakukan pergerakan. Jelas kita memasuki wilayah baru saat ini," jelas Matyszak.

Mugabe tidak lagi mampu memimpin Zimbabwe. Dalam beberapa pidato tahun ini, Mugabe kerap berbicara tanpa arah dan bahwa sempat terdiam cukup lama.

Selama berkuasa, Mugabe dianggap melakukan represi terhadap warga. Selain juga dituduh melakukan kecurangan pemilu dan membawa Zimbabwe menuju kejatuhan ekonomi.



(FJR)