Menlu Inggris: Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah Teroris

Willy Haryono    •    Minggu, 16 Apr 2017 19:54 WIB
krisis suriah
Menlu Inggris: Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah Teroris
Menlu Inggris Boris Johnson. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, London: Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah teroris dan ini saatnya Rusia menyadari dia merupakan sebuah racun, kata Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson, Minggu 16 April 2017. 

Johnson menilai Moskow masih memiliki waktu untuk kembali ke "sisi argumen yang benar." 

Pernyataan Johnson dilontarkan terkait serangan kimia yang menewaskan 87 orang di kota Khan Sheikhun, provinsi Idlib, Suriah, pada 4 April 2017. 

"Assad menggunakan senjata kimia karena merupakan sesuatu yang mengerikan. Dia adalah teroris, yang memiliki dahaga untuk balas dendam dan sudah tidak bisa lagi memimpin rakyatnya," ungkap Johnson, seperti dikutip alaraby.co.uk

Menurut Johnson, Inggris dan semua sekutu kuncinya memiliki satu pikiran, yakni meyakini Assad sebagai dalang di balik serangan kimia terhadap rakyatnya sendiri, dengan menggunakan senjata yang sudah dilarang hampir 100 tahun lalu.

Sebelum serangan kimia pada 4 April 2017, negara-negara Barat "hampir menyetujui sebuah konsensus," yang saat ini sudah berubah, kata Johnson.

Konsensus itu menyebutkan bahwa lebih masuk akal untuk berkonsentrasi memerangi kelompok militan Islamic State (ISIS) dan untuk menerima kenyataan bahwa untuk melengserkan Assad -- meski dinilai penting -- harus menunggu adanya solusi politik di Suriah.


(WIL)