Kebakaran Kembali Landa Salah Satu Menara Tertinggi di Dubai

Arpan Rahman    •    Jumat, 04 Aug 2017 13:50 WIB
kebakaran
Kebakaran Kembali Landa Salah Satu Menara Tertinggi di Dubai
Menara Torch di Dubai yang terbakar (Foto: AFP).

Metrovnews.com, Dubai: Kebakaran terjadi pada lewat tengah malam di salah satu menara hunian tertinggi di dunia di Dubai. Melalap bagian dari gedung pencakar langit dan membawa pepuingan jatuh di bawahnya.
 
Lebih dari 40 lantai dari Menara Torch,-yang memiliki 86 lantai- terbakar di satu sisi bangunan. Para penghuni mengatakan kebakaran tepat pukul 01:00 waktu setempat pada Jumat 4 Agustus waktu setempat.
 
Pertahanan sipil Dubai memberitahu sekitar pukul 3.30 pagi petugas pemadam kebakaran mengendalikan api dan bahwa tidak ada korban yang dilaporkan.
 
"Operasi pemadaman sedang berlangsung," kata kantor media resmi Dubai di Twitter, seperti dilansir The Independent, Jumat 4 Agustus 2017.


Menara Torch terbakar hingga 40 lantai (Foto: AFP).
 
Inilah kali kedua dalam waktu kurang dari tiga tahun bahwa menara setinggi 335 meter sedang dilalap api. Menara di distrik Marina tepi laut yang populer, terbakar pada Februari 2015. Namun tidak ada korban yang dilaporkan dalam kobaran api.
 
Pada Jumat pagi, otoritas berbagi foto menara yang hangus dan menghitam tapi tidak lagi terlihat terbakar. Pejabat mengatakan, mereka sekarang bekerja menyediakan tempat berlindung bagi yang terdampak.
 
Polisi Dubai menutup beberapa jalan di sekitar gedung tersebut. Mengungsikan orang dari puing-puing yang terbakar.
 
Beberapa gedung pencakar langit di Uni Emirat Arab terbakar dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk api menjulang tinggi, yang menelan hotel mewah bertingkat 63 di Dubai pada Malam Tahun Baru pada 2016.
 
Dalam kobaran api itu, seperti pada orang lain di Dubai dalam beberapa tahun terakhir, warga berhasil lolos tanpa cedera besar.
 
Awal tahun ini, Dubai mengesahkan peraturan keselamatan kebakaran baru di mana bangunan dengan panel samping pembakaran cepat untuk menggantinya dengan permukaan yang tahan api lebih banyak.
 
Otoritas sebelumnya sudah mengakui bahwa setidaknya 30.000 bangunan di seluruh Uni Emirat Arab (UEA) memiliki panel yang menurut para ahli keamanan mempercepat penyebaran cepat api.
 
Sebuah kebakaran menara yang menghancurkan di London pada bulan Juni menewaskan setidaknya 80 orang dan mendorong Inggris untuk melakukan pengujian menyeluruh terhadap sistem keliling menaranya.

(FJR)