KBRI Doha Hadirkan Lomba Bakiak di Festival Qatar

Sonya Michaella    •    Jumat, 10 Nov 2017 10:23 WIB
indonesia-qatar
KBRI Doha Hadirkan Lomba Bakiak di Festival Qatar
Anak-anak dari berbagai penjuru dunia memainkan bakiak di acara Family Day Celebration di Qatar. (Foto: Dok. KBRI Doha)

Doha: Berbagai permainan tradisional mancanegara ada dalam acara Family Day Celebration di Qatar, salah satunya adalah lomba bakiak yang dihadirkan oleh KBRI Doha. Acara ini adalah acara tahunan yang biasanya digelar di salah satu sekolah di Doha.

Ratusan pengunjung yang terdiri dari  siswa-siswi dan orang tua murid yang berasal lebih dari 50 negara-negara di dunia menghadiri acara Family Day ini. Berbagai perlombaan dari manca negara dipamerkan dan dilombakan guna memeriahkan acara ini.

Seperti keterangan tertulis dari KBRI Doha kepada Metrotvnews.com, Jumat 11 November 2017, festival tahunan ini merupakan bagian dari kegiatan sekolah guna mengenalkan  sosial budaya internasional agar siswa memahami keberagaman dan budaya dunia lainnya.

Uniknya, para peserta sangat menunggu perlombaan bakiak. Lomba ini sangat diminati  para siswa karena dianggap menarik dan unik. Bahkan para orang tua pun mencoba permainan tradisional ini.

"Lomba bakiak memang kita bawa untuk upaya promosi budaya Indonesia. Ini merupakan salah satu diplomasi KBRI Doha bekerja sama dengan Diaspora Indonesia di Qatar," kata Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi.

Bakiak atau teklek atau terompah khusus digunakan untuk tiga sampai empat orang yang memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan lebarnya sekitar 15 sentimeter.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam festival ini juga sempat mengajari warga Qatar yang kebingungan dalam memainkan bakiak.

Selain perlombaan bakiak, para diaspora juga memperkenalkan permainan memasukan pensil yang diikat benang dibelakang celana dan dimasukan kedalam botol.

Sejumlah permainan khas Indonesia kerap dihadirkan pada peringatan ASEAN seperti ASEAN Family Day dan kegiatan  olahraga  lainnya yang dilaksanakan ASEAN di Qatar. Dipilihnya permainan ini selain menghibur juga  memperkuat  jejaring serta komunikasi antara komunitas diaspora Asia Tenggara khususnya keluarga besar Perwakilan ASEAN di Qatar.  


(FJR)