ISIS Klaim Serangan Brutal di Pasar Baghdad

Willy Haryono    •    Minggu, 16 Oct 2016 08:00 WIB
isis
ISIS Klaim Serangan Brutal di Pasar Baghdad
Lokasi ledakan bom bunuh diri di Shaab, Baghdad, Irak, 15 Oktober 2016. (Foto: Getty)

Metrotvnews.com, Baghdad: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Baghdad, Irak, Sabtu (15/10/2016). 

Sedikitnya 35 orang tewas dan 60 lainnya terluka dalam serangan itu, yang dilakukan di sebuah pasar padat pengunjung di distrik utara Baghdad. 

Sebagian besar korban adalah Muslim Syiah yang sedang memperingati tewasnya Hussein, cucu Nabi Muhammad, di abad ketujuh. 

Laporan awal menyebut seorang militan meledakkan sabuk peledaknya di sebuah tenda pada jam makan siang. Ketika itu, pasar sedang dipadati peziarah Syiah. 

Dalam klaim di Telegram, ISIS mengatakan serangan dilakukan militannya "di tengah sebuah perkumpulan" di area Shaab, Baghdad. Editor kantor berita BBC Sebastian Usher menyebut militan ISIS sejak lama membidik acara religius semacam itu untuk menimbulkan banyak korban jiwa. 

Sementara itu di tempat lain di Irak, sebuah serangan bunuh diri di Malha, area timur kota Tikrit, menewaskan delapan orang dan melukai sebelas lainnya. 

Di desa Ishaqi, utara Baghdad, seorang istri dan tiga anaknya tewas ditembak militan. Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan tersebut.

Tahun ini, ISIS menghidupkan kembali serangkaian pengebomannya di Baghdad. Sejumlah analis menyebut itu adalah respons dari hilangnya sejumlah daerah jajahan oleh operasi pasukan Irak yang didukung koalisi Amerika Serikat. 

Pada Juli, sebuah truk berisi bom meledak di pusat perbelanjaan populer di distrik Karrada, Baghdad. Itu merupakan serangan bom terdahsyat di Irak sejak 2007. 

Serangan terbaru ISIS dilakukan menjelang operasi pemerintah Irak dalam usaha merebut kota Mosul.


(WIL)