Pengadilan Mesir Batalkan Hukuman Seumur Hidup Morsi

Arpan Rahman    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:31 WIB
politik mesir
Pengadilan Mesir Batalkan Hukuman Seumur Hidup Morsi
Mantan presiden Mesir Mohamed Morsi. (Foto: AFP/MOHAMED EL-SHAHED)

Metrotvnews.com, Kairo: Hukuman seumur hidup atas mantan presiden Mesir, Mohamed Morsi, dibatalkan Pengadilan Kasasi negara itu. Putusan kasasi memerintahkan digelarnya pengadilan ulang dalam kasus tuduhan spionase terkait kelompok Hamas.

Morsi, presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Mesir, dijatuhi hukuman mati. Keputusan itu kemudian dibatalkan pengadilan yang sama pekan lalu. Pengadilan kemudian memerintahkan dirinya diadili dalam persidangan ulang.

Digulingkan lewat kudeta militer pada Juli 2013, Morsi setelah berkuasa selama satu tahun dalam masa jabatan empat tahun.

Organisasi Morsi, Ikhwanul Muslimin, sejak itu dinyatakan terlarang. Langkah pemerintah meruntuhkan Ikhwanul Muslimin serta kelompok-kelompok lainnya telah berujung puluhan ribu penangkapan dan pengadilan massal.

"Hukuman terhadap beberapa pejabat Ikhwanul Muslimin, yang diadili bersama Morsi atas tuduhan mata-mata untuk Iran dan Hamas, juga dibatalkan," kata pengacara Morsi, Abdel Moneim Abdel Maqsud, kepada kantor berita AFP seperti disitir Al Jazeera, Selasa (22/11/2016).

Morsi diajukan di depan pengadilan Mesir atas beberapa tuduhan, termasuk salah satunya melarikan diri dari penjara selama pemberontakan pada 2011. Pada saat itu, presiden Mesir adalah Hosni Mubarak.

Dia juga dituduh membocorkan rahasia negara kepada kekuatan asing, termasuk Qatar. Dalam pembelaannya, Morsi menyatakan ia hanya terlibat dengan semua entitas asing dalam batas-batas yang dibolehkan setiap kepala negara.

Morsi dikenakan beberapa vonis, termasuk seumur hidup, penjara 20 tahun, dan hukuman mati. Dia mengajukan banding atas semua hukuman tersebut, tetapi tetap dihukum 20 tahun yang dikonfirmasi oleh Pengadilan Banding. Dia masih dipenjara atas sebuah kasus spionase terpisah.


(WIL)