Sebelum Jabatan Berakhir, Obama Ingin Selesaikan Krisis Ukraina

Willy Haryono    •    Senin, 21 Nov 2016 15:46 WIB
krisis ukraina
Sebelum Jabatan Berakhir, Obama Ingin Selesaikan Krisis Ukraina
Presiden AS Barack Obama (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela KTT APEC di Lima, Peru, 20 November 2016. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Metrotvnews.com, Lima: Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin dirinya ingin mendorong sebuah perjanjian yang dapat menyelesaikan krisis di Ukraina. 

Obama ingin krisis di negara tetangga Rusia tersebut berakhir sebelum masa jabatannya sebagai presiden habis tahun depan. 

"Saya berbicara kepadanya mengenai Ukraina dan pentingnya peran negara kami untuk menyelesaikan masalah," ujar Obama dalam konferensi pers di Lima, Peru, di sela KTT APEC, Minggu (20/11/2016). 

"Saya juga mendesak tim negosiatornya untuk bekerja bersama kami, bersama Prancis, Jerman, Ukraina, untuk menyelesaikan krisis sebelum masa jabatan saya berakhir," sambung dia, seperti disitat AFP

Selama ini AS menuduh Rusia mendukung separatis di Ukraina bagian timur. Moskow membantah terlibat dalam krisis di Ukraina, yang telah menelan hampir 10 ribu jiwa. 

Baca: Poroshenko: Risiko Perang antara Ukraina dan Rusia Kian Besar

Rusia, yang menganeksasi Krimea dari Ukraina pada 2014, membantah mengirim pasukan atau persenjataan ke wilayah separatis. 

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande berupaya menghidupkan kembali dialog damai pada Oktober saat berbincang-bincang dengan Putin dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko di Berlin. 

Usaha tersebut meliputi menggambar roadmap untuk menerapkan perjanjian Minsk pada 2015 setelah dilanggar selama berbulan-bulan. 

Sementara itu kemenangan Donald Trump dalam pemilihan umum presiden AS mengejutkan Ukraina, karena pengusaha properti itu secara terbuka memuji kepemimpinan Putin. 



(WIL)