Wakil Presiden Irak: ISIS Ingin Bergabung dengan Al Qaeda

Sonya Michaella    •    Selasa, 18 Apr 2017 17:33 WIB
al qaedaisis
Wakil Presiden Irak: ISIS Ingin Bergabung dengan Al Qaeda
Bendera ISIS yang berkibar di salah satu kota di Irak. (Foto: Al Arabiya)

Metrotvnews.com, Baghdad: Kelompok militan Islamic State (ISIS) kini mencari celah untuk bergabung dengan kelompok militan lainnya, yaitu Al Qaeda. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Irak, Ayad Allawi.

Allawi mengaku mendengar kabar ini dari sejumlah pasukan Irak di kawasan yang sangat mengetahui kondisi Irak. Dikatakan, ISIS kini semakin terdesak di Mosul.

"Diskusi mereka telah dimulai dari sekarang. Ada perundingan antara utusan ISIS dan utusan Al Qaeda," kata Allawi, seperti dikutip Al Arabiya, Selasa 18 April 2017.

Namun, ia tak menjabarkan lebih lanjut bagaimana kedua kelompok teroris ini akan bekerja sama.

Sejak Oktober tahun lalu, ISIS memang semakin terjepit di Mosul ketika pasukan Irak yang didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat melancarkan operasi besar-besaran untuk merebut Mosul kembali.

Mosul merupakan kota terpenting bagi ISIS di Irak. Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, memulai mendeklarasikan kekhalifahan dan memulai penyebaran ideologinya. Dari situ, ISIS berpisah dengan Al Qaeda.

Sementara itu, pemimpin Al Qaeda,  Ayman al Zawahiri sempat mengkritik Baghdadi karena dianggap menerapkan metode brutal seperti pemenggalan dan penenggelaman.

Menurut Allawi, ISIS akan tetap bisa menguasai Irak walaupun nanti Mosul sudah berhasil direbut oleh pasukan Irak dan koalisi pimpinan AS.

Terlebih jika memang benar ISIS akan bergabung kembali dengan Al Qaeda, kondisi ini tentu akan membahayakan dunia internasional.


(FJR)