Kejahatan Geng Afrika Mewabah di Melbourne Victoria

Arpan Rahman    •    Senin, 01 Jan 2018 18:14 WIB
australia
Kejahatan Geng Afrika Mewabah di Melbourne Victoria
Menteri Federal Greg Hunt (kanan) bersama PM Malcolm Turnbull. (Foto: AFP)

Melbourne: Kejahatan geng Afrika "tidak terkendali" di negara bagian Victoria, Australia, dan aturan hukum yang lebih ketat diperlukan. Demikian disampaikan Menteri Federal Greg Hunt.

Hunt, yang mewakili kursi dari Flinders di pinggiran selatan Melbourne, menilai Premier Victoria, Daniel Andrews, kurang memainkan peranan kuat dalam melawan kejahatan di wilayahnya. 

"Kegagalannya bukan pada kepolisian, tapi Premier," ungkapnya, seperti disitat ABC, Senin 1 Januari 2018.

Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan Pemerintah Australia "sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan dan pelanggaran hukum di Victoria", khususnya di Melbourne.

Pemimpin Oposisi Liberal, Matthew Guy, ingin mengenalkan hukuman keras bagi para pelanggar kambuhan atas beragam kejahatan, termasuk penyerangan rumah, perampokan bersenjata, dan perampasan mobil.

Pemerintahan yang didominasi Partai Buruh menentang kebijakan tersebut. Kubu Buruh berpendapat bahwa terakhir kalinya Partai Liberal mencoba mensahkan UU tentang hukuman berat, rancangannya dimentahkan pengadilan.

Komentar Hunt dan Turnbull muncul seiring meningkatnya berbagai kejahatan terkait geng Afrika, termasuk pencurian properti Airbnb di Werribee dan penghancuran berulang-ulang sebuah pusat komunitas di Tarneit.

Data Badan Statistik Kejahatan Victoria menunjukkan bahwa sejumlah orang keturunan Sudan di Victoria terlibat dalam 98 perampokan. Dalam periode yang sama, 45 serangan serius diduga dilakukan oleh pelanggar kelahiran Sudan, dibandingkan dengan 1.462 pelaku kelahiran Australia.

Berdasarkan data sensus terbaru, orang-orang kelahiran Sudan berjumlah sekitar 0,1 persen dari total populasi di Victoria.



(WIL)