Dubes Palestina: Kami Mengutuk Keputusan Amerika Serikat

Sonya Michaella    •    Kamis, 07 Dec 2017 11:19 WIB
palestinapalestina israel
Dubes Palestina: Kami Mengutuk Keputusan Amerika Serikat
Duta Besar Palestina terpilih untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengaku negaranya sangat mengutuk keputusan Amerika Serikat (AS) (Foto: Sonya Michaella)

Tangerang: Duta Besar Palestina terpilih untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengaku negaranya sangat mengutuk keputusan Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
 
 
"Kami mengutuk keras keputusan AS tersebut. Yerusalem adalah ibu kota Palestina. Milik Palestina," ucap Al Shun ketika ditemui usai pembukaan Bali Democracy Forum X di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis 7 Desember 2017.
 
"Trump membuat kesalahan yang besar yang tidak bisa diterima soal ini. Yerusalem memang seharusnya milik Palestina," tegas dia lagi.
 
Menurutnya, ada andil dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga sehingga Trump berani untuk mengambil keputusan yang cukup mengejutkan ini.
 
"Saya rasa ada dorongan dari Netanyahu untuk Trump mengakui itu," tutur dia.
 
Al Shun mengaku sangat sedih. Sebagai warga Palestina, ia tak membayangkan bagaimana keadaan di Palestina saat ini.
 
"Keputusan AS sangat berlawanan dengan hukum internasional. Ini tidak adil dan tidak sesuai hukum. Dulu kami berperang dengan Israel, kini kami juga berperang dengan Amerika," ungkap dia lagi.
 
Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu 6 Desember 2017, pukul 13.00 waktu setempat.
 
 
Trump pun mengumumkan rencananya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem dan prosesnya segera dimulai. 
 
Terkait keputusan Trump ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun mengapresiasi penuh dan mengajak negara-negara lain untuk mengikuti jejak AS.



(FJR)