Polisi Nasional Turki Pecat 12.801 Personel

Arpan Rahman    •    Selasa, 04 Oct 2016 18:17 WIB
kudeta turki
Polisi Nasional Turki Pecat 12.801 Personel
Polisi mengamankan sebuah aksi unjuk rasa di Ankara, Turki, 22 September 2016. (Foto: AFP/ADEM ALTAN)

Metrotvnews.com, Ankara: Pemerintah Turki memecat 12.801 personel polisi yang dicurigai terkait Organisasi Teroris Fetullah (Feto). 

Sejak terjadinya percobaan kudeta pada 15 Juli, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh tokoh politik Fethullah Gulen sebagai penggeraknya. Gulen -- yang hidup terasing di Amerika Serikat -- membantah terlibat kudeta. 

Menurut pernyataan di situs Direktorat Jenderal Keamanan Turki, seperti dikutip Anadolu Agency, Selasa (4/10/2016), dari 12.801 personel yang dipecat, 2.543 di antaranya berpangkat perwira.

Kementerian Dalam Negeri Turki juga memberhentikan 37 personelnya. Menurut sumber anonim, mereka dipecat karena dituding terlibat aktivitas dengan Feto.

Total 265 orang tewas dalam percobaan kudeta di Turki, yang 161 di antaranya adalah personel militer dan warga sipil. Kepala staf militer interim Umit Undara mengatakan 104 perencana kudeta dan 47 warga sipil tewas. 

Setelah percobaan kudeta berakhir, masyarakat tumpah ke jalanan kota Istanbul. Mereka memegang bendera Turki sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah Erdogan. 

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan 1.440 orang terluka dalam percobaan kudeta, dan 2.839 personel militer telah ditahan. Puluhan ribu orang juga kehilangan pekerjaannya usai kudeta.

Pada Jumat 15 Juli malam, Erdogan kembali ke Istanbul dari lokasi yang tidak disebutkan. Dia sempat mendorong pendukungnya untuk turun ke jalan dan melawan kudeta.
 
Ketika tiba di Bandara Ataturk, Erdogan menegaskan bahwa kudeta tidak akan pernah sukses. Erdogan menegaskan, Presiden, yang dipilih oleh 52 persen rakyat, berkuasa saat ini. Pemerintahan ini berkuasa karena rakyat. Para pelaku kudeta tidak akan sukses selama rakyat bersatu.
 
Sang Presiden juga menambahkan bahwa kudeta ini adalah anugerah dari Tuhan karena membantu Turki membersihkan militer dari anggota kelompok pelaku kudeta. 


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA