Israel Tegaskan akan Terus Serbu Hizbullah di Suriah

Arpan Rahman    •    Sabtu, 18 Mar 2017 18:14 WIB
israel-suriah
Israel Tegaskan akan Terus Serbu Hizbullah di Suriah
Jet tempur Israel akan dikerahkan terus untuk menyerang Suriah (Foto: EPA).

Metrotvnews.com, Teheran: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim lewat sambutannya yang lancang bahwa rezimnya akan terus melancarkan serangan militer terhadap sejumlah sasaran Hizbullah dalam wilayah Suriah. Klaim itu tercetus sehari setelah Tel Aviv mengakui serangan udara ke wilayah Suriah.
 
Pesawat-pesawat tempur Israel menerobos wilayah udara Suriah, pada Jumat 17 Maret. Menyerang beberapa target di dekat kota kuno Palmyra di kawasan pusat negara Arab. Pemerintah Suriah mengaku sudah menembakkan rudal anti-pesawat ke arah pesawat-pesawat Israel yang mengganggu. Dikatakan, salah satu pesawat tempur telah ditembak jatuh dan yang lain rusak, juga kena.

(Baca: Pertempuran Baru Terjadi antara Israel-Suriah).
 
PM Israel berbicara tentang serangan itu, pada Sabtu 18 Maret. Ia mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan pengiriman senjata kepada Hizbullah.
 
"Kami telah mengidentifikasi berbagai upaya mentransfer persenjataan canggih kepada Hizbullah dari laporan intelijen dan itu adalah operasional yang pantas, kami bertindak untuk mencegahnya," katanya, seperti dikutip Press TV, Sabtu 18 Maret 2017.
 
"Itulah bagaimana caranya kemarin dan kita akan terus beraksi," imbuh Netanyahu.
 
Kelompok Hizbullah membela Lebanon dalam perang lawan Israel di tahun 2000 dan 2006. Mereka telah berupaya menghadang dan menyusup ke Lebanon demi melawan kampanye teroris yang merebak di Suriah. Gerakan perlawanan itu juga sudah membantu pemerintah Suriah dalam peperangan mereka sendiri menghadapi gerilyawan garis keras di wilayah Suriah.
 
Tentara Suriah menyebut serangan udara Israel terbaru "sebuah upaya putus asa" demi membantu kelompok teroris Takfiri dari ISIS.
 
Israel, di sisi lain, telah memberi kontribusi bagi kampanye teroris di Suriah lewat serangan terhadap Hizbullah dan militer Suriah. Serta dengan upayanya memelihara teroris anti-Damaskus di wilayah Suriah, yang diduduki Israel di Dataran Tinggi Golan.
 
September lampau, seorang anggota parlemen Israel mengatakan, Tel Aviv membantu langsung kelompok teroris yang sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra di Dataran Tinggi Golan.
 
Dalam pesan yang diposting di laman Facebook-nya, anggota Knesset (parlemen Israel) Akram Hasoon berkata, bahwa Jabhat Fateh al-Sham, kelompok yang saat ini dipelihara, sudah mengebom desa Druze di Khadr, yang bukan kawasan pendudukan di Golan. Pesannya pun menyebut tentang dukungan dan perlindungan dari Menteri Israel Urusan Militer, Avigdor Lieberman.
 
Rezim Israel sekarang terus menghantam target di dalam wilayah Suriah melalui serangan yang biasanya muncul tanpa klaim. Sementara Netanyahu mengakui untuk pertama kalinya pada April 2016 bahwa Israel telah menyerang puluhan konvoi angkutan senjata untuk Hizbullah di Suriah, rezim Tel Aviv membantah serangan tersebut.
 
Mereka terpaksa mengakui serangan udara, Jumat, karena jet-jetnya ditembaki oleh militer Suriah selama serangan itu.

(FJR)

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

Polisi Inggris Rilis Foto Penyerang Westminster

20 hours Ago

Khalid Masood, warga Inggris 52 tahun dengan riwayat pelanggaran kekerasan tapi diyakini bukan…

BERITA LAINNYA