Kematian Jamal Khashoggi

Saudi Tolak Permohonan Ekstradisi Terdakwa Kasus Khashoggi

Willy Haryono    •    Senin, 10 Dec 2018 09:45 WIB
arab sauditurkiJamal Khashoggi
Saudi Tolak Permohonan Ekstradisi Terdakwa Kasus Khashoggi
Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir . (Foto: AFP)

Riyadh: Arab Saudi menolak permohonan ekstradisi sejumlah terdakwa kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi. Permohonan ekstradisi dilayangkan Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang menilai para terdakwa sebaiknya diadili di Turki.

Khashoggi tewas dibunuh di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Saudi telah mendakwa sebelas orang dalam kasus tersebut.

Baca: Jamal Khashoggi: Dunia Arab Butuh Kebebasan Berekspresi

"Kami tidak punya kebijakan mengekstradisi warga negara sendiri," tegas Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir, seperti disitat dari kantor berita BBC, Senin 10 Desember 2018.

Setelah Erdogan melayangkan permohonan ekstradisi, sebuah pengadilan di Turki mengeluarkan surat penangkapan. Surat itu ditujukan kepada mantan kepala intelijen Saudi Ahmad al-Assiri dan bekas penasihat kerajaan Saud al-Qahtani.

Dua orang itu adalah bagian dari sebelas orang yang telah didakwa di Saudi. Dalam kasus Khashoggi, Menlu Jubeir mengkritik cara Turki dalam berbagi informasi.

"Otoritas Turki ternyata tidak seperti yang kami harapkan. Kami meminta Turki menghadirkan bukti agar dapat kami gunakan dalam pengadilan. Kami tidak mendapatkannya," sebut Menlu Jubier.

Sebelumnya, Erdogan mengatakan bahwa perintah pembunuhan Khashoggi datang dari level tertinggi di pemerintah Saudi. Namun ia menilai Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tidak terlibat.

Dalam kasus Khashoggi, sejumlah pihak mencurigai Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman sebagai sosok pemberi perintah. Agensi Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA bahkan disebut telah menyimpukan bahwa Pangeran Mohammed, atau disingkat MBS, adalah yang memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Namun pengadilan Saudi menegaskan MBS tidak terlibat. Presiden AS Donald Trump dan beberapa petinggi Washington lainnya juga mengatakan bahwa tidak ada bukti langsung yang dapat mengaitkan MBS dengan kematian Khashoggi.


(WIL)