OKI Masih Belum Implementasi Pemboikotan Produk Israel

Sonya Michaella    •    Jumat, 14 Oct 2016 14:58 WIB
indonesia-oki
OKI Masih Belum Implementasi Pemboikotan Produk Israel
Pertemuan pemimpin OKI di Turki April lalu (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemboikotan produk-produk Israel di wilayah pendudukan Palestina menjadi perhatian utama Indonesia saat menghadiri KTM OKI pada 18-19 Oktober mendatang di Tashkent, Uzbekistan.
 
"Israel kan menduduki wilayah Palestina dan di situ mereka juga menghasilkan produk-produk dan dijual ke berbagai negara," kata Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Arko Hananto Budiadi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (14/10/2016).
 
Ia menambahkan bahwa OKI sudah punya sikap terkait Israel yang menghasilkan produk-produk di wilayah pendudukan Palestina ini.
 
"OKI sudah menyikapi untuk hal itu (pemboikotan). Ini yang kita akan usulkan nanti, untuk dilakukan pembaruan data produk-produk apa saja yang dihasilkan Israel dan kita minta untuk negara-negara anggota OKI juga bertindak," lanjutnya.


Dir Sosbud dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Arko Hananto Budiadi (Foto: Sonya Michaella/MTVN).
 
 
Ia mengungkapkan bahwa pemboikotan tersebut belum terjadi, namun sudah diminta sejak tiga sampai empat tahun lalu.
 
"List produknya sudah ada dan bertambah panjang sudah lama, tapi kami lihat tak ada kejelasan. Pabrik-pabriknya juga harus dilihat lagi ada di mana," tuturnya lagi.
 
Arko menuturkan bahwa produk-produk tersebut terdiri dari alat-alat keamanan, pertanian dan ada juga alat komunikasi.
 
Dirinya pun mengaku bahwa belum ada protes dari Israel terkait pemboikotan produk-produk Israel ini karena implementasinya pun belum berjalan hingga sekarang.
 
KTM OKI ke-43 ini bertemakan Session of Education and Enlightment Part to Peace and Creativity dengan membahas pendidikan untuk memberantas terorisme dan kekacauan di berbagai belahan dunia.
 
Delegasi Indonesia akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dengan didampingi sejumlah pejabat Kemenlu RI.

(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA