Partai Pro-Kremlin Menangkan Mayoritas di Parlemen Rusia

Arpan Rahman    •    Selasa, 20 Sep 2016 07:47 WIB
politik rusia
Partai Pro-Kremlin Menangkan Mayoritas di Parlemen Rusia
Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Partai berbasis kekuatan Kremlin meraih kemenangan besar dalam pemilu parlemen nasional, memenangkan tiga-perempat dari kursi.

Dengan 93 persen suara dari kotak suara yang telah dihitung hari Minggu, partai Persatuan Rusia berada di jalur kemenangan untuk mendapatkan 343 dari 450 kursi di Duma, majelis rendah parlemen.

Ditambahkan, perkiraan hasilnya tidak akan berubah secara signifikan dalam hitungan surat suara yang tersisa.

Seperti dilansir AP, Senin (19/9/2016), inilah kemenangan besar bagi partai yang sudah menggengam suara mayoritas di parlemen sebelumnya melonjak lebih dari 100 kursi. Partai ini sekarang memiliki cukup suara sendiri untuk mengamandemen konstitusi.

Tiga partai lain yang duduk di parlemen sebelumnya dan sebagian besar telah bekerja sama dengan Persatuan Rusia juga akan mengisi kursi Duma baru, meskipun semua kursinya berkurang. Partai Komunis mendapat 42 kursi -- mengalami penurunan tajam dari 92 -- Demokrat Liberal yang nasionalis 39 dan Rusia Sejati 23 kursi.

Dua kursi lainnya dimenangkan oleh calon dari dua partai kecil dan satu kursi diambil calon independen. Berbeda dengan dua pemilu sebelumnya, hanya setengah kursi di pemilu ini yang dipilih dari daftar partai nasional; yang lainnya diperebutkan melalui satu kursi distrik.

Jumlah suara itu jelas lebih rendah ketimbang di pemilu Duma terakhir pada 2011 -- kurang dari 48 persen secara nasional berbanding 60 persen.

Keluhan adanya pelanggaran muncul dari seluruh negeri, termasuk kotak suara isian yang  disebut "suara korsel" di mana para pemilih diangkut ke beberapa lokasi untuk melemparkan beberapa suara.

Pamfilova mengatakan Komite Investigasi nasional telah meluncurkan penyelidikan pidana atas satu daerah pemilihan, di mana video dari kamera tersembunyi muncul untuk menunjukkan seorang petugas TPS diam-diam memasukkan beberapa surat suara ke dalam kotak.

Pamfilova menyebut, laporan pelanggaran lainnya akan dilihat lebih mendalam dan hasil dari tiga daerah sekitarnya bisa dibatalkan.

Kemarahan atas kecurangan yang meluas dalam pemilihan 2011 memicu protes besar yang meresahkan otoritas karena begitu banyaknya dan kegigihan protes mereka.


(FJR)