Dua Ledakan Pecah di Perbatasan Bangladesh-Myanmar

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 05 Sep 2017 03:37 WIB
rohingya
Dua Ledakan Pecah di Perbatasan Bangladesh-Myanmar
Kepulan asap hitam terlihat di perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Foto: Suvra Kanti Das/AP

Metrotvnews.com, Myanmar: Dua ledakan terjadi di daerah perbatasan Myanmar-Bangladesh pada Senin, 4 Agustus 2017. Ledakan tersebut terjadi disertai suara tembakan dan asap hitam yang tebal.

Dilansir dari Reuters, sekitar 50 meter dari perbatasan Myanmar, seorang wanita kehilangan kaki. Wanita tersebut langsung dibawa ke Bangladesh untuk mendapatkan perawatan khusus.

Seorang wartawan Reuters mendengar ledakan dan melihat asap menjulang tinggi di sebuah desa dekat Myanmar. Sementara itu, seorang pengungsi Rohingya yang pergi ke lokasi ledakan terlihat merekam apa yang tampak di depannya.

Terlihat sebuah cakram logam berdiameter sekitar 10 sentimeter (3,94 inci) sebagian terkubur di lumpur. Lelaki itu yakin ada dua perangkat lain yang terkubur di tanah.

Penjaga perbatasan Bangladesh menduga seorang wanita yang terluka tersebut menginjak sebuah tambang anti-personel, meskipun hal itu tidak dikonfirmasi.

Dua pengungsi juga mengatakan kepada Reuters, mereka melihat anggota tentara Myanmar di lokasi tersebut dalam waktu dekat sebelum ledakan sekitar pukul 02.25 waktu setempat.

Reuters belum dapat memastikan apakah perangkat yang ditanam adalah ranjau darat atau bukan. Reuters juga belum bisa memastikan apakah ledakan tersebut ada kaitan dengan tentara Myanmar atau tidak.

Kekerasan kepada etnis Rohingya terjadi di bagian Rakhine, Mynmar, pada 25 Agustus. Saat itu, gerilyawan Rohingya menyerang puluhan pos polisi pangkalan militer setempat.

Bentrokan pun tak terelakkan dan menewaskan sedikitnya 400 orang. Kejadian ini memicu eksodus suku Rohingya besar-besaran ke Bangladesh.




(AZF)