Bantu Korban Perang, Arab Saudi Deposito Rp26,6 T ke Bank Yaman

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 18 Jan 2018 16:12 WIB
konflik yamanarab saudi
Bantu Korban Perang, Arab Saudi Deposito Rp26,6 T ke Bank Yaman
Anak-anak di Yaman menjadi yang terparah terkena imbas perang (Foto: AFP).

Jakarta: Pemerintah Arab Saudi mendepositokan dana sebesar USD2 miliar atau sekitar Rp26,6 triliun ke Bank Sentral Yaman. Kucuran dana ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Negeri Petro Dolar pada negara yang tengah krisis tersebut.
 
"Sebagai bentuk dari perhatian Kerajaan Arab Saudi dalam mengurangi penderitaan rakyat Yaman dan membantu mereka untuk mengatasi beban ekonomi akibat penderitaan yang disebabkan oleh kejahatan dan pelanggaran Pemberontak Houthi yang didukung Iran," ujar Pemerintah Arab Saudi, dikutip dari keterangan tertulis Kedutaan Besar Arab Saudi yang diterima Medcom.id, Kamis 18 Januari 2018.
 
Deposito uang ini, menurut Kedubes Arab Saudi di Jakarta, merupakan perintah dari Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud. Menurut mereka, dana ini sebagai bentuk perpanjangan bantuan dan dukungan pemerintah Arab Saudi pada rakyat Yaman.
 
"Hal ini ditempuh guna memperkuat kondisi keuangan dan ekonomi di negara tersebut, khususnya nilai tukar riyal Yaman, yang dengan izin Allah akan memberikan dampak positif bagi kehidupan warga Yaman," ujar pernyataan Kedubes Arab Saudi.
 
Kerajaan Arab Saudi menegaskan dukungan dan bantuannya kepada Pemerintah Yaman yang sah dalam melaksanakan tugas-tugasnya guna memulihkan keamanan dan stabilitas di Yaman.
 
Arab Saudi memimpin sebuah koalisi militer dan melakukan intervensi di Yaman pada 2015. Tujuannya untuk mengembalikan pemerintah negara yang diakui secara internasional ke tampuk kekuasaan. Lebih dari sembilan ribu orang terbunuh di Yaman sejak saat itu.
 
Sementara itu, Saada merupakan markas pemberontaj Houthi yang terus memegang wilayah besar di utara, termasuk Ibu Kota Sanaa.
 
Pada awal November 2017, koalisi memperketat blokade di pelabuhan dan bandara Yaman. Oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kekerasan di Yaman dianggap sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.



(FJR)


Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

19 minutes Ago

Amerika Serikat mengumumkan strategi baru untuk Afrika, benua yang belakangan banyak dirangkul…

BERITA LAINNYA