224 Korban Feri Tanzania Mulai Dimakamkan

Arpan Rahman    •    Senin, 24 Sep 2018 11:30 WIB
kecelakaan kapal
224 Korban Feri Tanzania Mulai Dimakamkan
Kapal feri MV Nyerere yang terbalik yang Danau Victoria, Tanzania. (Foto: AFP).

Dodoma: Penguburan massal dari 224 korban kapal feri terbalik di Tanzania mulai dilakukan. Namun masih ada beberapa korban yang perlu diidentifikasi.
 
Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Feri di Tanzania Jadi 136 Orang.

"Mayat 172 orang yang tewas dalam tragedi kapal telah diidentifikasi," kata Menteri Pekerjaan, Transportasi, dan Komunikasi Tanzania, Isack Kamwelwe, seperti disitat dari ITV, Senin 24 September 2018.
 
"Jenazah 37 orang lainnya yang menjadi korban kapal terbalik di Danau Victoria, Tanzania masih belum diidentifikasi," imbuh Kamwelwe.
 
Perdana Menteri Tanzania Kassim Majaliwa memimpin pemberian penghormatan di upacara pemakaman.
 
Pada Sabtu, tim penyelamat menemukan seorang korban, dua hari setelah tragedi itu. Pria tersebut diidentifikasi sebagai mekanik kapal feri yang mengunci dirinya di ruang mesin.
 
Tidak ada korban sisa yang mungkin ditemukan dan upaya pencarian telah berakhir, Menteri Pertahanan Venance Mabeyo mengatakan kepada wartawan di lokasi kejadian.
 
Dia katakan para pejabat akan terus bekerja untuk mengidentifikasi korban tewas.
 
Namun, jumlah total kematian mungkin tidak pernah jelas diketahui karena tidak ada yang yakin berapa banyak orang yang berada di feri yang penuh sesak. Menurut pejabat, kapal itu memiliki kapasitas 101 penumpang.
 
Kapal feri ini terbalik ketika para penumpang pulang dari hari pasar yang sibuk dengan barang-barang mereka siap untuk turun. Sementara nelayan yang dan warga yang lain menyaksikan kapal itu pergi.
 
Setidaknya 40 orang diselamatkan, kata para pejabat.
 
Presiden John Magufuli telah memerintahkan penangkapan atas mereka yang bertanggung jawab.
 
Dia berkata, nakhoda feri sudah ditahan setelah meninggalkan kemudi kepada seseorang yang tidak terlatih dengan baik, surat kabar The Citizen melaporkan.
 
"Ini adalah bencana besar bagi bangsa kita," Magufuli mengatakan di sebuah pidato televisi, mengumumkan empat hari berkabung nasional.
(FJR)