Serangan Udara Arab Saudi Hantam Kantor Kemenhan Yaman

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 11 Nov 2017 11:38 WIB
konflik yamanyaman
Serangan Udara Arab Saudi Hantam Kantor Kemenhan Yaman
Kondisi di Yaman memburuk karena perang yang terjadi (Foto: AFP).

Beirut: Pasukan koalisi Arab Saudi melakukan serangan udara ke kantor Kementerian Pertahanan Yaman di Sanaa. Tiga warga sipil setidaknya terluka dalam kejadian ini.

Media mendukung kelompok pemberontak Houthi, Al-Masirah melaporkan bahwa dua serangan udara ditargetkan kepada kantor kementerian ketahanan. Hingga saat ini, Houthi masih menguasai ibu kota Sanna dari tangan pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Sementara seorang saksi menyebutkan bahwa salah satu dari serangan ini menghantam wilayah pemukiman warga di dekat kantor kementerian.

"Saya sedang duduk di rumah dan mendengar adanya serangan ke arah ke kementerian pertahanan. Semua orang takut. Beberapa menit kemudian serangan lain menghantam rumah tetangga saya," ujar seorang warga bernama Mohammed Aatif, seperti dikutip AFP, Sabtu 11 November 2017.

"Seluruh bagian rumah saya terguncang," lanjut Aatif.

Aatif menambahkan serangan udara itu menghancurkan rumah tetangganya dan meninggalkan sebuah lubang besar. Sementara saksi lainnya mengatakan jumlah korban kemungkinan akan bertambah, mengingat banyaknya korban luka yang diselamatkan dari puing rumah.

Pihak koalisi pimpinan Arab Saudi beberapa kali menargetkan serangan ke kantor Kemenhan Yaman. Tetapi serangan terbaru muncul di saat ketegangan memuncak antara Arab Saudi dan Iran, yang mendukung pemberontak Houthi.

Arab Saudi dan sekutunya mengintervensi kondisi politik di Yaman pada Maret 2015 lalu. Mereka berdalih ingin menggempur pemberontak Houthi dan mengembalikan kekuasaan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Konflik ini sudah menewaskan lebih dari 8.650 jiwa, termasuk warga sipil. Sementara pihak Houthi mengendalikan Ibu Kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman.


(FJR)