PM Israel Sebut Negaranya Harus Bertindak Melawan Iran

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 06 Dec 2017 20:05 WIB
israel
PM Israel Sebut Negaranya Harus Bertindak Melawan Iran
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan untuk melawan Iran (Foto: AFP).

Tel Aviv: Dunia dihebohkan mengenai niat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Namun, hingga kini Perdana Menteri Negeri Bintang Daud tersebut, Benjamin Netanyahu memilih bungkam.
 
Dalam sebuah konferensi, Netanyahu malah membicarakan mengenai Iran dan Suriah. Menurut dia, sudah waktunya untuk bertindak melawan Iran.
 
"Kita harus bertindak sekarang melawan Iran," ucapnya, seperti dilansir dari The Jerusalem Post, Rabu, 6 Desember 2017.
 
Dia mengatakan Israel tak bisa membiarkan Iran mendirikan pangkalan militer di Suriah. Dia meminta dunia untuk menghentikan pembangunan rudal balistik, kekuatan nuklir Iran dan dukungannya terhadap terorisme global.
 
Komentar ini dilontarkan pada pekan yang sama ketika pasukan Israel diduga melakukan dua serangan udara terhadap Suriah.
 
"Kami tidak akan membiarkan mereka membangun diri di Suriah," serunya.
 
Dia meminta para diplomat yang hadir dalam konferensi itu untuk mendukung upaya Amerika Serikat dan Israel dalam menciptakan serangkaian pengamanan seputar kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran. 
 
Menurut dia, jika Iran dibiarkan begitu saja, mereka akan memiliki senjata nuklir yang tak akan habis digunakan hingga satu dekade.
 
Teheran juga mengembangkan rudal balistik antar benua dengan jangkauan global. Dia menunjuk peta dunia, termasuk Timur Tengah dengan negara yang memiliki pengaruh Iran.
 
"Mereka (Iran) perlahan-lahan mengambil alih wilayah tersebut, dan menciptakan jembatan darat yang bisa sampai ke Laut Mediterania.



(FJR)