Pesawat yang Jatuh di Sungai Sydney Segera Diangkat

Arpan Rahman    •    Selasa, 02 Jan 2018 14:54 WIB
kecelakaan pesawat
Pesawat yang Jatuh di Sungai Sydney Segera Diangkat
Pesawat yang jatuh di sungai Hawkesbury di Sydney berasal dari perusahaan Sydney Seaplanes. (Foto: BBC/DAVID OATES)

Sydney: Sebuah pesawat amfibi yang jatuh dan menewaskan enam orang -- termasuk lima warga Inggris -- diperkirakan akan diangkat dari sungai di Sydney, Australia, pekan ini. Pengangkatan dilakukan demi pemeriksaan secara forensik.

Penyebab kecelakaan pada malam pergantian tahun di utara Sydney itu belum diketahui.

Musibah ini merenggut nyawa kepala Compass Group, Richard Cousins beserta empat anggota keluarganya, dan seorang pilot Kanada yang berbasis di Sydney. Tidak ada korban selamat.

Para penyidik ??akan merilis laporan awal kecelakaan dalam 30 hari ke depan.

"Serangkaian kejadian yang berujung pada tragedi ini belum dapat dipahami secara menyeluruh," kata direktur eksekutif Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) Nat Nagy, seperti dikutip BBC, Selasa 2 Januari 2018.

Cousins, 58, meninggal dunia bersama tunangannya, editor majalah Emma Bowden, 48; putrinya yang berusia 11 tahun, Heather; anak-anaknya, Edward, 23, dan William, 25; serta pilot Gareth Morgan, 44.

Keluarga tersebut, berasal dari Tooting di barat daya London, sedang dalam penerbangan menuju Sydney dari sebuah restoran tepi laut di Teluk Yerusalem.

Pesawat bermesin tunggal itu diketahui milik perusahaan penerbangan Sydney Seaplanes, yang menawarkan paket penerbangan di atas tempat-tempat wisata setempat.

Baca: Pesawat Amfibi Jatuh di Sungai Sydney, Enam Orang Tewas

Fokus Investigasi

Nagy mengatakan penyidik? berencana menggunakan kantung udara atau derek untuk mengangkat De Havilland DHC-2 Beaver dari Sungai Hawkesbury, yang terletak sekitar 50 kilometer dari utara Sydney, pekan ini.

Penyidik ??akan menyisir komponen dan instrumen pesawat terbang, berbicara dengan para saksi, dan melakukan pengecekan terhadap operator serta sejarah terbang pilot.

Mereka juga akan menyelidiki apakah barang lain di dalam kapal, seperti ponsel, bisa memberikan petunjuk tambahan.

"Tujuan utama kami adalah menjaga pesawat tetap utuh semaksimal mungkin sehingga kami bisa menyelidikinya," kata Nagy. Dia tidak mau berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan itu.


(WIL)