Amnesty: Aktivis Perempuan Arab Saudi Disiksa di Penjara

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 21 Nov 2018 12:47 WIB
arab saudi
Amnesty: Aktivis Perempuan Arab Saudi Disiksa di Penjara
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Riyadh: Aktivis Arab Saudi, termasuk para pegiat perempuan, disiksa dalam tahanan. Amnesty International melaporkan penyiksaan dan pelecehan seksual terjadi selama interogasi.

Sejak Mei lalu, kerajaan telah menahan sepuluh wanita dan tujuh pria dengan tuduhan keamanan nasional. Namun, saat ini diketahui karena pekerjaan mereka terkait hak asasi manusia.

Mereka yang ditahan termasuk Loujain al-Hathloul, Eman al Nafjan dan Aziza al-Yousef. Mereka semua merupakan aktivis yang mengkampanyekan hak mengemudi yang sebelumnya dilarang selama beberapa dekade.

Para aktivis ini ditahan di penjara Dhahban di pantai Luat Merah barat. "Mereka menghadapi siksaan listrik dan cambuk berulang-ulang," kata Amnesty Internatoinal, dilansir dari laman Aljazeera, Rabu 21 November 2018.

Akibat penyiksaan yang diterima, beberapa aktivis tidak dapat berdiri atau berjalan. Dari laporan Amnesty International disebutkan bahwa interogator mengenakan masker wajah dan melecehkan seorang aktivis lainnya.

"Banyak dari para aktivis ini ditangkap dengan tuduhan merusak keamanan dan membantu musuh negara. Beberapa sudah dibebaskan, namun masih ada yang ditahan, termasuk al-Yousef, seorang pensiunan profesor Universitas King Saud Riyadh" pungkas Amnesty International.


(FJR)