Pangeran Arab Saudi: Pemimpin Agung Iran 'Hitler' Timur Tengah

Willy Haryono    •    Jumat, 24 Nov 2017 19:05 WIB
arab saudi
Pangeran Arab Saudi: Pemimpin Agung Iran 'Hitler' Timur Tengah
Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Riyadh: Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyebut pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai "Hitler baru Timur Tengah," merujuk pada pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler.

Pernyataan disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antar kedua negara. 

Menyinggung berkembangnya kekuatan Iran di kawasan, Pangeran Mohammed menekankan pentingnya menghindari "apa yang pernah terjadi di Eropa agar tidak terulang di Timur Tengah."

Arab Saudi dan Iran adalah rival yang saling melemparkan tuduhan atas beragam isu di seantero kawasan. 

Sejauh ini belum ada respons apapun dari Iran terkait pernyataan terbaru Putra Mahkota Arab Saudi.

Berbicara kepada New York Times, Jumat 24 November 2017, Pangeran Mohammed bin Salman menegaskan Iran tidak bisa dibiarkan menyebarkan pengaruhnya. 

"Kita belajar dari Eropa bahwa upaya meredakan ketegangan tidak akan berjalan efektif. Kita tidak ingin ada Hitler baru di Iran yang bisa mengulang tragedi Eropa di Timur Tengah," ucap Pangeran Mohammed bin Salman, merujuk pada Ayatollah. 

Sebagai pemimpin de facto Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman mengambil sikap keras terhadap Iran usai dirinya menyita perhatian publik sejak dua tahun terakhir. 

Sebelumnya pada bulan ini, dia menuduh Iran melakukan kejahatan perang, terkait sebuah serangan misil ke arah Riyadh yang ditembakkan pemberontak Houthi di Yaman. Iran membantah terlibat pada serangan tersebut. 

Riyadh menuduh Teheran membantu Houthi di Yaman, di mana koalisi pimpinan Arab Saudi mengintervensi konflik tersebut sejak 2015. Iran dan Houthi sama-sama membantah tudingan. 


(WIL)