Belasan Wartawan dan Eksekutif Harian Turki Diadili di Istanbul

Arpan Rahman    •    Senin, 24 Jul 2017 21:53 WIB
politik turkikudeta turki
Belasan Wartawan dan Eksekutif Harian Turki Diadili di Istanbul
Belasan jurnalis itu diadili atas tuduhan menjadi anggota grup teroris atau mendukung kelompok bersenjata walau bukan menjadi anggota. (Foto: Hurriyet Daily News)

Metrotvnews.com, Istanbul: Persidangan atas 17 jurnalis harian Cumhuriyet, dimulai di 27th Heavy Penal Court di Istanbul, Senin 24 Juli 2017.

Proses persidangan, , yang merupakan bagian dari upaya "bersih-bersih" pascakudeta gagal, dijadwalkan berlangsung selama empat hari. 

Menurut Hurriyet Daily News, dari 19 tersangka, terdapat dua yang melarikan diri, 11 dipenjara dan enam masih bebas tapi tetap didakwa.

Mantan pemimpin redaksi harian tersebut, Can Dundar, dituntut sebagai tersangka utama dalam dakwaan yang diajukan Kejaksaan Agung Istanbul.

Tuduhan yang dikenakan pada tersangka termasuk "menjadi anggota sebuah organisasi teroris bersenjata" dan "membantu sebuah organisasi teroris bersenjata walau tidak menjadi anggotanya."

Jaksa mengancam antara 7,5 hingga 15 tahun hukuman penjara untuk Dundar, kepala redaksi Murat Sabuncu, Anggota Dewan IPI Kadri Gursel, Aydin Engin, Bulent Yener dan Gunseli Ozaltay. Tuntutannya ialah karena "membantu sebuah organisasi teroris bersenjata walau tidak menjadi anggota."

CEO harian Akin Atalay, Mehmet Orhan Erinc dan Onder Celik didakwa dengan "membantu sebuah organisasi teroris bersenjata meski tidak menjadi anggota" dan "menyalahgunakan kepercayaan." Jaksa menuntut mereka antara 11,5 sampai 43 tahun penjara.

Antara 9,5 hingga 29 tahun penjara dituntutkan kepada Bulent Utku, karikatur Musa Kart, Hakan Karasinir, Mustafa Kemal Gungor dan Hikmet Aslan Cetinkaya dengan tuduhan yang sama atas Atalay, Erinc dan Celik.

Selain itu, jaksa mengincar antara 7,5 dan 15 tahun penjara untuk wartawan Ahmet Sik karena "membantu dan menjadi anggota PKK serta DHKP/C."



(WIL)