Pemukim Israel Kuasai Rumah Warga Palestina di Hebron

Fajar Nugraha    •    Jumat, 28 Jul 2017 19:10 WIB
palestina israel
Pemukim Israel Kuasai Rumah Warga Palestina di Hebron
Polisi mengusir keluarga Abu Rajab demi pemukim ilegal Israel (Foto: Al Jazeera).

Metrotvnews.com, Hebron: Ketegangan tumbuh di wilayah Hebron, ketika pemukim Israel menguasai rumah warga Palestina.
 
Sekitar 100 pemukim ilegal Israel menguasai dengan paksa rumah milik warga Palestina. Hal ini terjadi di saat ketegangan di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
 
Pemukim Isreal itu menyerbu rumah milik keluarga Abu Rajab, di selatan Tepi Barat. Aktivis sempat mengabadikan insiden ini.
 
Direktur Organisasi Youth Against Settlements, Issa Amro mengatakan, pemukim Israel mulai memindahkan barang-barang mereka pada Kamis 27 Juli. Hal itu dilakukan di hadapan polisi dan prajurit Israel.
 
"(Keluarga Abu Rajab) diserang prajurit, polisi dan pemukim Israel dan mereka sangat diintimidasi," ujar Amro, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat 28 Juli 2017.
 
"Kemarin, pemukim juga menyerang seorang anak kecil Palestina yang melintas dan mereka melempar batu ke arah sebuah keluarga. Ini biasa terjadi di Hebron," imbuh Amro.
 
Sekitar 700 pemukim Israel tinggal di jantung kota Hebron. Mereka dilindungi oleh ribuan prajurit dan polisi Israel.
 
Sementara 37 ribu warga Palestina tinggal di lokasi yang sama. Warga Palestina yang berdomisili di tempat itu, sangat terbatas pergerakannya akibat penjagaan yang ketat.
 
Kota Hebron sendiri terbagi dalam tiga lokasi pengawasan, termasuk pemerintahan Otorita Palestina (PA), pemerintahaan antara militer Israel dan polisi PA dan juga wilayah yang dikendalikan penuh dengan Israel.
 
Amro menambahkan, para pemukim Israel mengubah nama dari jalan dan lingkungan setempat. Hal ini jelas pelanggaran jelas dari kesepakatan antara Israel dan Palestina.



(FJR)