Presiden Sudan Tidak akan Datang ke KTT Arab Saudi-Trump

Willy Haryono    •    Jumat, 19 May 2017 16:20 WIB
ktt arab-as
Presiden Sudan Tidak akan Datang ke KTT Arab Saudi-Trump
Presiden Sudan Omar al-Bashir di pangkalan udara Marwa, Sudan, 9 April 2017. (Foto: AFP/ASHRAF SHAZLY)

Metrotvnews.com, Khartoum: Presiden Sudan Omar al-Bashir tidak akan mengikuti pertemuan di Arab Saudi yang akan dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Bashir adalah tokoh yang dicari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang. 

Lewat sebuah pernyataan resmi via kantor berita SUNA, Jumat 19 Mei 2017, "Presiden Omar al-Bashir telah meminta maaf ke Raja Salman karena tidak bisa datang ke Riyadh."

Sejak didakwa ICC, Bashir telah menghindari penangkapan dalam berbagai kesempatan. Ia diburu atas dugaan kejahatan terhadap kemanusian terkait konflik di Darfur yang menewaskan puluhan ribu orang. 

Rencana kehadiran Bashir dalam KTT di Riyadh telah memicu kritik keras dari Washington. Trump dijadwalkan menghadiri acara di Riyadh, yang akan dihadiri sejumlah pemimpin dari negara-negara Muslim. 

Menurut pernyataan Gedung Putih, Trump akan berpidato di Riyadh dalam menyampaikan "harapannya untuk visi damai dunia Islam."

Arab Saudi bukan negara yang menandatangani Statuta Roma saat ICC didirikan. Sementara Sudan dan AS tidak meratifikasi statuta ICC yang berbasis di Den Haag. 

Afrika Selatan, yang ikut menandatangani Statuta Roma, saat ini sedang diproses di ICC karena tidak berhasil menangkap Bashir pada 2015.

Tahun lalu, ICC melaporkan Chad, Djibouti dan Uganda ke PBB karena gagal menangkap Bashir.


(WIL)