Houthi Diminta Beri Pasokan Gandum ke Warga Yaman

Fajar Nugraha    •    Jumat, 08 Feb 2019 14:57 WIB
krisis yaman
Houthi Diminta Beri Pasokan Gandum ke Warga Yaman
Ilustrasi militan (Foto: Medcom.id)

Sanaa: Krisis di Yaman diperparah dengan ancaman kelaparan yang dialami oleh warganya. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak agar pemberontak Houthi untuk memberikan akses masuknya gandum.

Menurut pihak PBB ada pasokan gandum yang belum didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

“Houthi sebaiknya memperbolehkan petugas bantuan untuk menggunakan gandum-gandum yang belum dipakai. Gandum ini diharapkan mampu mengatasi bencana kelaparana di negara itu,” ujar Kepala Urusan Kemanusiaan PBB Mark Lowcock, kepada AFP, yang dikutip VOA Indonesia, Jumat, 8 Februari 2019.

Pasokan gandum, yang tidak terpakai dan terancam rusak itu, disimpan di gudang dekat pelabuhan Hodeida. Diperkirakan pasokannya cukup untuk konsumsi empat juta penduduk yang dilanda kelaparan di negara itu. 

PBB sudah berbulan-bulan berusaha mencegah kelaparan di negeri yang dikoyak perang itu. Lebih dari 24 juta orang atau sekitar 80 prsen penduduk Yaman memerlukan bantuan kemanusiaan. Ini termasuk hampir 10 juta orang yang berada di ambang kelaparan.

World Food Programme (WFP) saat ini menyediakan bantuan kepada hampir 10 juta penduduk Yaman tiap bulan dan sedang meningkatkan cakupan operasinya untuk mencapai 12 juta penduduk. Yaman sekarang ditimpa bencana kemanusiaan terbesar di dunia.

Sebelumnya WFP mengeluarkan pernyataan mengejutkan mengenai ransum makanan untuk warga Yaman. Ransum tersebut dikabarkan dicuri orang dan menyulitkan kehidupan warga yang menderita akibat perang.

WFP mengatakan banyak orang yang seharusnya berhak menerima alokasi makanan, tidak menerimanya. Sementara sebagian lainnya ditolak mendapat jatah makanan secara penuh.


(WAH)