Puskes TNI, Institusi Pengobatan Militer yang Diperhitungkan Dunia

   •    Minggu, 20 Nov 2016 18:00 WIB
tni
Puskes TNI, Institusi Pengobatan Militer yang Diperhitungkan Dunia
Ketua ICMM Dr dr Terawan Agus Putranto, SpR didampingi dr. Alex Ginting diterima Chairman Pan American, Luis Alberto. (Foto: Nico Adam)

Metrotvnews.com, Amman: Delegasi Indonesia yang dipimpin Kapuskes TNI, Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba MARS, menghadiri konferensi The International Committee on Military Medicine (ICMM) yang diadakan di Yordania, 15 – 20 November.

Sebelumnya, ia juga menghadiri kegiatan serupa yang diadakan untuk kawasan Amerika di Mexico, The 8th ICMM Pan-American Congress on Military Medicine pada 7-9 November.

Kongres diikuti 250 peserta dari 17 negara anggota Pan-American Region: Argentina, Bolivia, Brasil, Kanada, Chile, Kuba, Dominika, El Salvador, Haiti, Honduras, Meksico, Nikaragua, Paraguay, Peru, Amerika Serikat, Uruguay dan Venezuela. Selain itu, juga diikuti negara anggota ICMM lain, yaitu Rusia, Mali, Belgia, Belanda, dan Indonesia.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Club Naval de Norte, Mexico City, Ketua ICMM Dunia Mayjen TNI Dr dr Terawan Agus Putranto, SpR menyampaikan keynote speech dengan tema Intervention and Projection of Naval Health Service in the Armed Forces. Ia juga menyampaikan peran serta Indonesia dalam mendukung kesehatan militer regional dan dunia serta pentingnya kebersamaan negara anggota Pan Amerika dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan umum dan militer baik di tingkat regional maupun global. 

Pada kegiatan ilmiah (scientific session) tersebut, Indonesia menampilkan beberapa pemapar ilmiah, antara lain Kol dr Iwan Trihapsoro, SpKK, SpKP dengan materi The role of Indonesian Defense Force (TNI) in medical services in overseas and outer island, friendship and medical diplomacy, dan Kol dr Arie Zakaria, SpOT dengan materi The role of KRI dr Soeharso in Military Operation Other Than War.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang delegasi AS menanyakan apakah masyarakat Republik Demokratik Timor Leste menyambut baik misi medical services yang dilakukan Indonesia. Iwan Trihapsoro, selaku pemapar menjelaskan bahwa pelayanan pengobatan yang dilakukan menggunakan KRI Soeharso pada Januari 2016 tersebut dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk medical diplomacy yang disambut positif masyarakat Timor Leste. Kegiatan tersebut murni misi kemanusiaan dan atas permintaan pemerintah RDTL.


Kol dr Iwan Trihapsoro memaparkan presentasi Medical Diplomacy. (Foto: Nico Adam)


Pertemuan bilateral dengan delegasi AS. (Foto: Nico Adam)

Coronel Luis Alberto BONILLA ARCAUTE selaku Chairman Panamerican Regional Working Group berterima kasih atas keynote speech yang disampaikan Ketua ICMM Dunia dan juga pemapar ilmiah dari Delri. Pemaparan dianggap relevan dengan situasi dan lingkungan strategis yang sedang berkembang, dan dalam menghadapi tantangan di masa depan. 

Pada kesempatan tersebut, delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan bilateral dengan Delegasi Rusia dan AS, yang hasilnya akan melakukan berbagai kerja sama di bidang kesehatan militer. 

Pertemuan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara besar tersebut menunjukkan pentingnya RI bagi perkembangan kesehatan militer dan kesehatan umum lainnya bagi dunia. Dengan posisi sebagai Ketua Troika Global Health Security Agenda (GHSA) dan juga Ketua ICMM Dunia, maka semua negara menganggap Indonesia sebagai negara yang sangat berkomitmen terhadap kesehatan dunia. 

Kemampuan kesehatan militer TNI bahkan telah diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui adaptasi TTX Pandemi Influensa yang dilaksanakan RSPAD dengan dukungan WHO, yang selanjutnya menjadi standar dunia.


Kunjungan ke Sekolah Kesehatan AL Meksiko. (Foto: Nico Adam)


Suasana seni ilmiah kongres Pan American di Mexico City. (Foto: Nico Adam)




(WIL)