Berikan Bantuan Kesehatan, Tim Medis Polri 'Diserbu' Pengungsi Sudan

   •    Kamis, 03 Aug 2017 20:22 WIB
pasukan perdamaian
Berikan Bantuan Kesehatan, Tim Medis Polri 'Diserbu' Pengungsi Sudan
Tim medis FPU 9 Indonesia berikan bantuan kesehatan kepada pengungsi Sudan (Foto: Divhumas Polri).

Metrotvnews.com, Darfur: Kondisi kesehatan pengungsi di Sudan sangat buru. Indonesia pun mengirimkan tim medis untuk memberikan perawatan.
 
Konflik berkepanjangan yang terjadi di Sudan menimbulkan dampak yang luas kepada para penduduknya. mereka harus tinggal di tempat penampungan atau Internally Displace Person (IDP) dimana mereka terpaksa meninggalkan tanah tempat kelahirannya meskipun sebenarnya masih hidup dan tinggal di negaranya. 
 
Mereka hidup dalam segala keterbatasan mulai dari tempat tinggal yang tidak layak, sangat terbatasnya air dan kekurangan makanan.
 
Dalam sebuah kegiatan amal yang dikoordinir oleh pihak United Nations Mission in Darfur (UNAMID) dan diikuti oleh seluruh komponen medis yg berada dibawah koordinasi UNAMID dalam rangka memperingati Mandela day. Tim medis Formed Police Unit (FPU) 9 Indonesia, yang terdiri dari dua dokter dan enam paramedis yang dipimpin oleh Kasikes AKP Dr Fandi Muttaqin ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut dengan memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga sudan yang tinggal di Zamzam IDPs camp.


Warga Sudan mengantre untuk mendapatkan bantuan kesehatan (Foto: Divhumas Polri).
 
Ada yg berbeda dalam kegiatan ini dimana hampir seluruh pengungsi yang hadir langsung menyerbu counter tempat tim medis dari FPU 9 Indonesia.
 
Hal ini membuat sedikit kewalahan dari tim namun dengan tim medis dapat memberikan pelayanan dengan baik, yang didukung dari arabic language assistant FPU 9 Indonesia Brigadir Emil Salim. Tim ini memberikan kontribusi meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian masker, dan hand sanitizer serta kampanye cara mencuci tangan yang benar kepada para pengungsi.
 
"Kami tim medis yang tergabung dalam FPU 9 Indonesia sangat bangga dapat melaksanakan tugas di daerah misi yang tidak hanya menjaga kesehatan personel FPU tetapi juga dapat memberikan pelayanan kesehatan para pengungsi. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya para pengungsi yang rela antre untuk mendapatkan layanan kesehatan dari FPU Indonesia," ujar Fandi, dalam keterangan tertulis Divhumas Polri, yang diterima Metrotvnews.com, Kamis 3 Agustus 2017. 
 
"Mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut," imbuhnya.
 
Hal ini diungkapkan juga oleh Adam Ahmed salah satu penduduk di Zamzam IDP Camp. "Saya merasa senang dengan tim dari Indonesia karena selalu sabar dan ramah dlm memberi pelayanan kesehatan kepada kami apalagi ditambah pemberian masker dan hand sanitizer yang sangat berguna terutama saat sering datangnya haboob dan keterbatasan air di camp," ungkap Adam Ahmed.



(FJR)